Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendagri Dampingi Presiden Jokowi Resmikan 7 PLBN Secara Serentak

📅 Rabu, 02 Okt 2024, 15:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mendagri Dampingi Presiden Jokowi Resmikan 7 PLBN Secara Serentak Doc: Dok. Kemendagri

Napan - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) mendampingi Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) meresmikan tujuh Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Jumlah ini terdiri dari PLBN Napan, Serasan, Jagoi Babang, Long Nawang, Labang, Sei Nyamuk Sebatik, dan Yetetkun.

Peresmian ini berlangsung di PLBN Napan, di Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (2/10/2024). PLBN ini berbatasan dengan Oecusse, Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).

Mendagri menegaskan, kehadiran Presiden Jokowi di PLBN Napan semakin memperkuat visi dan misi bahwa pemerintah Indonesia konsisten memberi perhatian serius membangun Indonesia dari pinggiran. Ini dilakukan dengan memperkuat daerah dan desa dalam menjaga negara kesatuan. "Kami berterima kasih kepada Bapak (Presiden) atas kehadiran dan sekaligus meresmikan tujuh pos lintas batas, mohon kiranya Bapak memberikan arahan," katanya.

Mendagri menambahkan, peresmian tujuh PLBN sejalan dengan arahan Presiden Jokowi melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2015 tentang Percepatan Pembangunan 7 Pos PLBN Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan. Selain itu juga selaras dengan Inpres Nomor 1 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan 11 PLBN Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan.

"Sampai dengan saat ini telah terealisasi 15 PLBN," ujarnya.

Dari 15 PLBN, lanjut Mendagri, delapan di antaranya sudah beroperasi. Jumlah tersebut di antaranya PLBN Aruk di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat; PLBN Entikong di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat; PLBN Badau di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat; PLBN Motaain di Kabupaten Belu, NTT; PLBN Motamasin di Kabupaten Malaka, NTT; PLBN Wini di Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT; PLBN Skouw di Kota Jayapura, Papua; serta PLBN Sota di Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

"Insyaallah hari ini tujuh PLBN baru akan diresmikan oleh Bapak (Presiden), kami sejak tanggal 21 Oktober 2022, BNPP telah melakukan langkah-langkah untuk mengoperasikan ketujuh PLBN," tegasnya.

Sementara itu, Presiden Jokowi mengatakan, wilayah perbatasan adalah wajah negara Indonesia dan merupakan representasi dari kemajuan bangsa. Oleh karena itu, pemerataan pembangunan PLBN menjadi sangat penting.

"(Perbatasan) juga berfungsi sebagai buffer zone pertahanan negara kita Indonesia. Dan yang terakhir juga untuk mengembangkan titik-titik ekonomi baru yang ada di perbatasan," tambahnya.

Jokowi berharap, keberadaan PLBN dapat meningkatkan pelayanan bagi masyarakat Indonesia yang melintasi perbatasan dan meningkatkan keamanan wilayah perbatasan. Selain itu, infrastruktur ini dapat mendorong pertumbuhan sentra-sentra ekonomi baru di perbatasan, sehingga membuat masyarakat di wilayah perbatasan semakin cinta dan bangga terhadap negara Indonesia.

"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim tujuh Pos Lintas Batas Negara terpadu PLBN Napan, Serasan, Jagoi Babang, Sei Nyamuk, Labang, Long Nawang, dan Yetetkun pada siang hari ini saya resmikan," pungkasnya.

(IKN)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.