Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

HKTI Mendukung Jatim untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan Nasional

📅 Rabu, 02 Okt 2024, 15:17 WIB | Oleh:
HKTI Mendukung Jatim untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan Nasional Doc: Koran Jakarta / Selocahyo
Ket. Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Fadli Zon (dua dari kanan), bersama pengurus DPD HKTI Jatim periode 2024-2029 di Surabaya, Rabu (2/10).

SURABAYA - Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Fadli Zon, pada Rabu (2/10) melantik kepengurusan DPD HKTI Jatim periode 2024-2029 di Surabaya.

Para pengurus DPD HKTI Jarim yang baru adalah Arum Sabil sebagai Ketua HKTI Jatim, Khofifah Indar Parawansa sebagai Ketua Dewan Pembina dan Achmad Subagjo dari Universitas Jember sebagai Ketua Dewan Pakar.

Fadli Zon mengatakan, Jawa Timur merupakan lumbung pangan nasional yang menjadi andalan untuk pemenuhan kebutuhan nasional.

"Komodotas padi, jagung dan bawang merah Jatim ini juaranya. Komoditas padi Jatim produsen terbesar 18 persen dari produk GKG nasional sejak 2020," tuturnya

"Jatim juga menjadi juara komoditas lain, intinya Jatim lumbung pangan yang sangat penting."

Menurutnya, Jatim dibawah komando Arum Sabil sangat penting dan sinergi HKTI dengan seluruh pihak perlu ditingkatkan untuk mengatasi berbagai kendala yang ada.

"Masalah pertanian kita klasik, saya yakin pemerintahan yang akan datang akan berusaha mengintegrasikan sektor pertnain supaya lebih efektif. Kita ingin mandiri, karema bangsa yaag berdaulat secara pangan baru bisa disebut bangsa yang merdeka, tinggal bagaimana intervensi kita baik," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD HKTI Jatim Arum Sabil menambahkan, dalam kepengurusan juga diisi Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim, Pakar Komunikasi Unair, Suko Widodo dan pemimpin redaksi media, Dwi Eko Lokononto.

"Pengurus tidak harus pernah menjadi petani atau memiliki lahan menanam. Butuh orang-orang komunikasi, ini untuk jembatan komunikasi antara pemerintah dengan petani," tuturnya.

Ketua Dewan Pembina DPD HKTI Jatim, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan, Jawa Timur memiliki potensi 4.000 desa mandiri yang siap ditransformasikan sebagai smart village (konsep smart village dimana dalam satu lokasi akan terdapat pusat kegiatan masyarakat) untuk mendukung pertanian nasional.

"Sering kali kita mengenal smart city, dengan HKTI kita akan masuk Smart Village, konsep ini sangat mungkin diiniiasi di Jatim karena sudah ada lebih dari 4.000 desa mandiri," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Ekonomi
Sompo Indonesia selenggarak...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.