Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kompetisi Kelompok Umur EPA Liga 1

📅 Selasa, 01 Okt 2024, 06:51 WIB | Oleh:
Kompetisi Kelompok Umur EPA Liga 1 Doc: PSSI
Ket. Pembukaan Kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 2024/2024 di Stadion Mini Surakarta, Nusukan, Solo, Sabtu (28/9).

JAKARTA - Kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 2024/2024 resmi bergulir. Pembukaan kompetisi kelompok umur ini ditandai lewat kick off pertandingan antara Persis Solo U 16 dan Persib Bandung U16 di Stadion Mini Surakarta, Nusukan, Solo akhir pekan lalu. Liga kelompok umur itu dibuka secara resmi oleh Exco PSSI, Muhammad dan Direktur Operasional LIB, Asep Saputra.

Secara format, kompetisi EPA Liga 1 2024/2025 dimulai dari babak pendahuluan yang dibagi menjadi tiga wilayah. Setiap wilayah diikuti oleh enam klub. Setiap klub akan menjalani pertandingan kandang dan tandang dengan format quadra round-robin (bentuk kompetisi yang pesertanya saling berhadapan satu sama lain setidaknya satu kali).

Tak kurang dari 20 pertandingan akan dimainkan oleh setiap klub di fase ini. Pemuncak klasemen serta runner up setiap grup melaju ke babak delapan besar. Di babak tersebut, akan terdapat dua grup yang diisi empat klub. Berbeda dengan babak sebelumnya, di delapan besar setiap klub memainkan format double round-robin (setiap tim bertanding melawan semua tim lain: kandang-tandang).

Dua klub teratas setiap grup akan mendapatkan tiket ke semifinal. "Kita membentuk suatu fundamental yang baik dalam struktur kompetisi keberlanjutan," tutur Asep Saptura dikutip dari situs resmi PSSI, Senin (30/9).

Dalam prinsip dasar kompetisi, para pemain menjalankan pertandingan setiap pekan. Dengan kesempatan minute of play yang banyak, sangat penting bagi pemain.

Tentu ini berbeda dengan sebelumnya yang durasinya lebih pendek. Format ini keberlanjutan dari musim 2023-2024 lalu dengan format dan durasi sama. Ditambah, Tim U 16 dan U 20 pun banyak dari lulusan EPA musim lalu.

Di samping membangkitkan kembali suasana kompetitif usia muda, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator juga membuat terobosan. Musim ini, kompetisi EPA Liga 1 menggandeng konsultan sepak bola Spanyol, Ekkono Method. Nantinya, Ekkono bakal memantau para pemain dengan metode sports science.

Ekkono Method akan melakukan analisis terukur terkait dengan kelebihan dan kekurangan para pemain di setiap klub. Dengan begitu, setiap klub peserta bisa mendapatkan gambaran tentang performa pemain yang dimiliki dan kebutuhan di masa depan bagi pemain tersebut. Tak cuma itu, para talenta terpilih juga akan mendapatkan kesempatan berlatih di Spanyol. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.