BMKG catat 39 kali gempa susulan usai gempa magnitudo 5.0 di Bandung
Selasa, 01 Okt 2024, 16:02 WIBKabupaten Bandung - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandung mencatat hingga saat ini telah terjadi sebanyak 39 gempa susulan setelah gempa bermagnitudo 5.0 di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (18/9)
"Sebanyak 39 gempa bumi susulan sampai pukul 11.00 WIB, masyarakat tetap waspada dengan gempa bumi susulan ini," kata Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung Teguh Rahayudi Bandung, Selasa.
Teguh mengungkapkan gempa susulan yang terjadi memiliki magnitudo yang terus mengecil. Ia mengingatkan potensi gempa bumi susulan masih dapat terjadi ke depan.
"Gempa susulan sudah meluruh dan durasi waktu juga semakin lama. Namun, potensi gempa susulan masih bisa saja terjadi," kata dia.
Meski tidak membahayakan, dia mengingatkan masyarakat menghindari berada di dalam atau sekitar rumah-rumah yang tidak layak huni, karena potensi bahaya ketika terjadi gempa susulan.
Ia mengimbau masyarakat yang hendak kembali ke rumah setelah dari pengungsian agar memeriksa terlebih dahulu kondisi bangunan, terutama pada bagian struktur utamanya.
"Masyarakat yang ingin kembali ke rumah silahkan, tapi diperiksa kerusakan bangunannya, terutama di struktur bangunan. Pastikan kondisi rumah dalam keadaan baik," kata Teguh Rahayu.
Lebih lanjut, Teguh Rahayu mengatakan gempa susulan dengan kekuatan guncangan terbesar 3.5 magnitudo dan terkecil 1.2 magnitudo, pihaknya mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya
"BMKG terus melakukan pembaruan akan informasi cuaca dan perkembangan gempa susulan yang terjadi di wilayah itu," kata dia.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Arif
Berita Terkait:
-
Sikap China di Dewan Keamanan PBB Terkait Resolusi Selat Hormuz dan Konflik Iran 2026
-
Jadwal Event Jakarta April 2026: Lokasi Deep and Extreme Indonesia (DXI) dan Pameran IWA
-
Favorit Juara, Timnas Prancis Masih Mencari Bentuk Ideal
-
Percepat Transisi Energi, EESA Summit 2026 Jadi Jembatan Kolaborasi RI-Tiongkok
-
Intip Uniknya Inovasi Imigrasi Banda Aceh: Buka Lapak Dokumen Luar Negeri Lewat Gaya Santai
-
Menkeu Purbaya Sebut Anggaran Pengadaan Alutsista Tak Ganggu Struktur APBN
-
Masuk ke Taman Margasatwa Ragunan Gratis, Pengunjung Cukup Tunjukan KTP DKI Jakarta Saja
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.