Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PAD Wisata Hiu Paus Bone Bolango Terus Meningkat

📅 Minggu, 29 Sep 2024, 15:55 WIB | Oleh:
PAD Wisata Hiu Paus Bone Bolango Terus Meningkat Doc: ANTARA/Adiwinata Solihin
Ket. Sejumlah wisatawan melihat hiu paus di objek wisata pantai Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.

Kabupaten Bone Bolango -- Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Bone Bolango Yudiawan Maksum mengatakan pendapatan Asli Daerah (PAD) dari objek wisata hiu paus di Desa Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo terus meningkat.

"Sampai bulan September 2024, sudah mencapai 45 persen dari total capaian PAD yang disumbangkan untuk daerah. Khusus bulan Agustus 2024, tercatat ada Rp168,4 juta yang masuk ke daerah," ucap dia, Sabtu.

Walaupun ia belum bisa secara langsung merinci peningkatan jumlah pendapatan di objek wisata tersebut, ia yakin berdasarkan data yang tercatat pada bendahara, bahwa peningkatan PAD setiap bulan nya dari lokasi itu sudah bisa dibilang signifikan.

Ia mengatakan, hal tersebut menjadi alasan pemerintah Kabupaten Bone Bolango dalam hal ini Dinas Pariwisata, untuk melakukan pengembangan dan peningkatan fasilitas penunjang di dalamnya.

Pada tahun 2022 kata dia, pemerintah melakukan pengembangan sarana dan prasarana di lokasi wisata dengan menggunakan dana dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp1,5 miliar.

Berkaitan dengan fasilitas pendukung menurut dia, objek wisata hiu paus tercatat masih minim penginapan, karena hanya ada dua rumah tinggal yang tersedia dan sering dimanfaatkan oleh pengunjung.

Terkait retribusi, katanya pihak pemerintah hanya sebatas memungut karcis masuk saja, yakni Rp10 ribu untuk wisatawan lokal nusantara, dan Rp50 ribu untuk manca negara.

Adapun hal lain yang sering dikeluhkan wisatawan lokal adalah, mahalnya harga sewa perahu tembus pandang, yang disediakan oleh kelompok masyarakat yakni mencapai Rp500 ribu sekali sewa.

Menurut Yudin, hal itu perlu dievaluasi agar objek wisata unggulan itu dapat berkembang, sehingga bisa menguntungkan pemerintah daerah maupun masyarakat.

Terlebih objek wisata hiu paus di Desa Botubarani menjadi destinasi wisata unggulan di Provinsi Gorontalo yang telah mendunia.

"Kami pemerintah akan terus berupaya semaksimal mungkin dalam mengembangkan sektor pariwisata. Jika PAD meningkat, perekonomian pemerintah dan masyarakat juga akan lebih baik," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.