Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kontingen Peparnas XVIII Sumsel Kejar Target 23 Emas

📅 Minggu, 29 Sep 2024, 22:25 WIB | Oleh:
Kontingen Peparnas XVIII Sumsel Kejar Target 23 Emas Doc: antara

Kontingen Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XVII/2024 Provinsi Sumatera Selatan siap tempur mengejar target 23 keping emas dalam perburuan medali Peparnas XVII/2024 yang digelar di Solo 6-13 Oktober 2024.

"Kontingen Peparnas Sumsel siap tempur dengan, saatnya untuk membuktikan hasil latihan yang sudah kami lakukan sejak jauh hari. Kami datang ke Solo untuk meraih prestasi," kata Ketua Umum National Paralympic Comitee Indonesia (NPCI) Sumatera Selatan Rian Yohwari di Palembang, Minggu (29/9/2024).

Kontingen Peparnas Sumsel berangkat ke Solo dengan berkekuatan 152 atlet, 49 pelatih dan 60 official.

Menurut Rian, pihaknya akan terus menjaga semangat bertanding para atlet yang akan berlaga di 20 cabang olahraga.

"Semangat modal atlet kami di Peparnas nanti, selain hasil tempaan dalam Pelatda yang sudah kami optimalkan. Termasuk beberapa atlet sudah melakukan aklimatisasi di Solo," katanya.

Menurut dia, persiapan telah dilakukan oleh Tim Aju dari Kontingen Peparnas XVII/2024 yang telah beberapa kali melakukan persiapan di Solo untuk memastikan transportasi dan akomodasi kontingen siap dan mendukung perjuangan atlet.

Ia menyebutkan, peran tim aju sangat penting untuk memastikan para atlet bisa tiba dan tinggal nyaman selama di Solo sehingga bisa konsentrasi dalam menjalani pertandingan.

"Rombongan pertama Kontingen Peparnas Sumsel akan berangkat, Senin (30/9) besok. Kami mohon doa restu kepada masyarakat Sumsel," kata Rian.

Sementara itu Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi berharap Kontingen Peparnas Sumsel bisa mencetak prestasi, menjadi juara dan bisa menembus posisi lima besar. Selain itu yang terpenting atlet Peparnas XVII/2024 Sumsel bisa tampil optimal menjaga sportifitas dan fair play.

Peparnas sendiri merupakan ajang kompetisi olahraga seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) bagi atlet-atlet disabilitas, termasuk atlet yang memiliki disabilitas fisik, visual dan intelektual.

Ajang olahraga ini memiliki tujuan utama sebagai ajang kompetisi olahraga untuk memberikan kesempatan yang sama bagi para atlet penyandang disabilitas di Indonesia.

Terdapat beberapa perbedaan yang membedakan antara PON dengan Peparnas, mulai dari pembagian kategori dan teknis pertandingan yang disesuaikan dengan kondisi fisik dan kekurangan atlet.

Para atlet peserta Peparnas akan mewakili provinsi dan NPC Pengprov masing-masing daerah. Cabang olahraga yang dipertandingkan pada Peparnas merupakan cabang olahraga yang telah ditetapkan oleh IPC (Internasional Paralympic Comittee).

Saat ini, cabang olahraga resmi yang terdaftar dalam IPC berjumlah 26 cabang olahraga. Sementara untuk Peparnas tahun ini hanya mempertandingkan total 20 cabang olahraga saja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.