Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Dinkes Supiori Optimalkan Dapur Sehat Cegah Stunting Anak

📅 Minggu, 29 Sep 2024, 04:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Dinkes Supiori Optimalkan Dapur Sehat Cegah Stunting Anak Doc: ANTARA/Muhsidin
Ket. Plt Kadis Kesehatan Kabupaten Supiori, Papua Hengky Mandosir S.STP (berdiri depan kiri nomor lima) saat mengikuti rapat koordinasi penanganan konflik sosial bersama Kemenkopolhukam.

Biak - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Supiori, Papua terus mengoptimalkan layanan dapur sehat satuan perangkat daerah untuk andil dalam mencegah stunting anak di daerah setempat.

"Pemkab Supiori melalui satuan tugas penanganan stunting terus mengajak OPD pengelola dapur sehat terus berkomitmen menurunkan angka stunting," ujar Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Supiori Hengky Mandosir di Sorindiweri,Sabtu (28/9)..

Diakuinya, untuk tahun 2024 ini pihaknya telah menargetkan kasus stunting turun dengan menyediakan asupan gizi makanan sehat untuk anak-anak, ibu menyusui dan ibu hamil.

Pemberian makanan sehat, lanjut dia, tidak hanya ditangani satu OPD tetapi dilakukan kolaborasi bersama.

Selain menyediakan program dapur sehat, lanjut dia, pihak Dinkes Supiori juga menggandeng Bank Papua dan Kejaksaan Negeri Biak untuk peduli dalam menurunkan stunting anak.

Untuk Bank Papua, menurut Hengky, selama enam bulan sejak Agustus ikut menangani pemberian asupan makanan stunting anak di Sowek Distrik Kepulauan Aruri.

"Untuk Bank Papua ikut menangani stunting anak di Sowek dengan dukungan program bina tanggung jawab sosial lingkungan," katanya.

Sedangkan Kejaksaan Negeri Biak, lanjut dia, memberikan bantuan paket makanan sehat untuk anak-anak mencegah stunting di saat perayaan hari bakti Adyaksa 2024.

Target stunting anak di Kabupaten Supiori pada 2024 turun sebesar lima persen hingga nol persen pada 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.