Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Minta Warganya Tinggalkan Lebanon

📅 Jumat, 27 Sep 2024, 00:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Minta Warganya Tinggalkan Lebanon Doc: ANTARA/David Cohen/JINI via Xinhua
Ket. Jejak asap terlihat saat sistem antirudal Israel mencegat roket yang ditembakkan dari Lebanon, seperti yang terlihat dari Safed, Israel utara, (25/9/2024). Tembakan lintas batas terus berlanjut pada hari Rabu, dengan pasukan Israel membombardir wilayah Nabatieh di Lebanon selatan dan Lembah Bekaa dan Hizbullah menanggapi dengan menembakkan sedikitnya 40 roket ke Israel, termasuk rudal jarak jauh yang memicu sirene serangan udara di Israel tengah, termasuk Tel Aviv.

Beijing - Pemerintah Tiongkok meminta warganya agar dapat meninggalkan Lebanon sesegera mungkin pasca serangan gencar Israel ke negara tersebut.

"Kami meminta mereka yang sudah berada di Lebanon untuk mengikuti perkembangan situasi dengan saksama dan kembali ke Tiongkok atau meninggalkan Lebanon sesegera mungkin melalui penerbangan komersial," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, Tiongkok pada Kamis.

Militer Israel (IDF) menyerang wilayah Lebanon melalui udara sejak Senin (23/9) dengan dalih mengincar kelompok Hizbullah. Akibatnya, 610 orang meninggal dunia dan melukai lebih dari 2.000 lainnya, menurut otoritas kesehatan Lebanon.

"Bagi mereka yang harus tetap berada di Lebanon, harap tetap waspada, persiapkan diri untuk keadaan darurat, persiapkan perbekalan yang cukup dan hindari bepergian ke daerah berisiko tinggi di Lebanon selatan," tambah Lin Jian.

Menurut Lin Jian, Pusat Bantuan dan Perlindungan Konsuler Kementerian Luar Negeri Tiongkok dan Kedutaan Besar Tiongkok di Lebanon telah mengaktifkan mekanisme tanggap darurat, menyusun rencana yang relevan dan mengeluarkan beberapa peringatan keamanan.

"Kami sekali lagi menyarankan warga Tiongkok untuk tidak bepergian ke Lebanon dalam waktu dekat," ungkap Lin Jian.

Jika ada warga negara Tiongkok mengalami keadaan darurat di Lebanon, mereka perlu menghubungi Kedutaan sesegera mungkin untuk meminta bantuan.

"Kami akan melakukan upaya maksimal untuk membantu warga Tiongkok yang perlu pindah ke tempat yang aman atau memiliki kebutuhan lain," kata Lin Jian.

Ketegangan antara Israel dan Lebanon terjadi sejak Israel menggempur Palestina selepas peristiwa 7 Oktober 2023. Ketegangan itu pun meluas sampai perbatasan Israel-Lebanon, termasuk Blue Line (garis demarkasi yang memisahkan wilayah Israel dan Lebanon).

Kelompok Hizbullah Lebanon dan Israel telah terlibat dalam baku tembak lintas batas sejak dimulainya serangan gencar Israel terhadap Jalur Gaza yang telah menewaskan lebih dari 41.500 orang dengan sebagian besar korban wanita dan anak-anak, menyusul serangan lintas batas yang dilakukan kelompok Palestina Hamas pada 7 Oktober 2023.

Komunitas internasional telah memperingatkan agar serangan terhadap Lebanon tidak dilakukan karena hal itu meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik Gaza secara regional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.