Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelatihan Cara Terbaik Mitigasi

📅 Jumat, 27 Sep 2024, 01:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelatihan Cara Terbaik Mitigasi Doc: ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu
Ket. Wakil Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan saat membuka pelatihan kesiapsiagaan bencana.

JAKARTA - Pelatihan kesiapsiagaan menjadi cara terbaik bagi masyarakat untuk mitigasi karena mereka akan lebih peka terhadap potensi bencana yang mengancam. "Mitigasi harus dibangun melalui pelatihan," tandas Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, Kamis (26/9).

Menurutnya, meningkatkan kesiapsiagaan warga sangat penting terkait ancaman gempa megathrust, tsunami, atau puting beliung. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan terkait dampak gempa bumi yang bersumber dari megathrust Selat Sunda memiliki potensi magnitudo 8,7.

Fajar menjelaskan, dengan gempa sebesar itu Jakarta diprediksi bisa mengalami guncangan dengan tingkat intensitas VI-VII Modified Mercalli Intensity (MMI). Menurutnya, masyarakat Kepulauan Seribu harus memahami dan siap menghadapi kemungkinan tersebut.

Selain itu, lanjutnya, kehadiran alat peringatan dini (early warning system/ EWS) tsunami dan gempa bumi sangat penting untuk wilayah Kepulauan Seribu. Menurut Fajar, EWS memberikan peringatan lebih awal tentang potensi tsunami setelah gempa bumi.

Selain itu, sistem ini sangat dibutuhkan untuk Kabupaten Kepulauan Seribu agar pemerintah dan masyarakat dapat lebih siap menghadapi bencana. Dia menambahkan kehadiran EWS dapat membuat Kepulauan Seribu lebih siap menghadapi ancaman tsunami, melindungi warga, menjaga wisatawan, serta meminimalkan dampak bencana.

"Sistem ini juga dapat memastikan keselamatan wisatawan, dengan memberikan informasi yang cepat dan akurat tentang potensi bahaya," jelasnya. Sebelumnya, Pemkab Kepulauan Seribu menggelar pelatihan penanganan kedaruratan gempa bumi dan kebakaran. Ini sebagai upaya mitigasi bencana. Pelatihan diikuti 90 ASN.

Peserta diberi pemahaman tentang manajemen keselamatan kebakaran di gedung. Ini penting dipahami untuk meminimalkan bencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
KKP Bangun 5 Kampung Nelaya...
Daerah
Wajah Kota Medan Bakal Beru...

Paus Leo XIV Desak Eropa Bersatu

34 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Eropa Be...

Serangan Russia Meningkat, Delapan Orang Tewas

43 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Serangan Russia Meningkat, ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.