Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Evakuasi Tiga Orang yang Alami Kecelakaan Perahu di Wakatobi

📅 Kamis, 26 Sep 2024, 16:05 WIB | Oleh:
Tim SAR Evakuasi Tiga Orang yang Alami Kecelakaan Perahu di Wakatobi Doc: ANTARA/HO-Basarnas Kendari
Ket. Tim SAR gabungan saat mengevakuasi para korban.

Kendari -- Tim SAR gabungan mengevakuasi tiga orang yang mengalami kecelakaan perahu di sekitar Perairan Karang Kapota, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Basarnas Kendari Aminuddin P.S saat dihubungi di Kendari, Rabu malam, mengatakan bahwa insiden kecelakaan perahu tersebut pertama kali diinformasikan oleh salah seorang korban pada pukul 16.20 WITA.

"Kami terima informasi satu buah perahu yang ditumpangi tiga orang mengalami masalah pada mesinnya," kata Aminuddin.

Dia menyebutkan bahwa berdasarkan informasi tersebut, pihaknya kemudian menurunkan Tim Penyelamat Pos SAR Wakatobi ke Perairan Karang Kapota dengan menggunakan perahu karet untuk memberikan bantuan SAR pada pukul 16.30 WITA.

"Jarak tempuh lokasi itu dari Dermaga Marina, Wanci, sekitar 18 mil laut," ujarnya.

Aminuddin mengungkapkan bahwa dalam operasi penyelamatan itu dilakukan dengan kondisi cuaca cerah, serta kecepatan angin 17 knot dari arah timur dan tinggi gelombang sekitar 0,25-0,75 meter.

Aminuddin menyampaikan bahwa setelah melakukan pencarian, pihaknya kemudian menemukan perahu beserta tiga orang korban dalam keadaan selamat sekitar 3 mil laut arah utara-barat laut dari lokasi terakhir mereka pada pukul 17.40 WITA.

"Selanjutnya korban langsung dievakuasi ke Dermaga Marina, Wanci," ucap Aminuddin.

Ia menjelaskan bahwa pada pukul 20.40 WITA, para korban bersama Tim SAR gabungan tiba di Pelabuhan Marina, Wanci dengan didampingi oleh KNP 4008 KPLP Wanci.

"Selanjutnya akan dikoordinasikan dengan pihak keluarga untuk kepulangan tiga orang korban ke Baubau," ujarnya.

Aminuddin menambahkan bahwa dengan dievakuasinyatiga orang korban tersebut dalam keadaan selamat, operasi SAR terhadap satu perahu dan tiga korban yang mengalami masalah pada mesin di sekitar Perairan KarangKapota dinyatakan selesai dan ditutup.

"Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," kata Aminuddin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.