Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkat Pengasaman Lautan Dunia Mendekati Titik Kritis

📅 Rabu, 25 Sep 2024, 00:02 WIB | Oleh:
Tingkat Pengasaman Lautan Dunia Mendekati Titik Kritis Doc: istimewa
Ket. Air asam merusak karang, kerang, dan fitoplankton yang menjadi makanan bagi banyak spesies laut.

PARIS - Menurut sebuah laporan tetbaru pada hari Senin (23/9), lautan dunia hampir menjadi terlalu asam untuk menopang kehidupan laut dengan baik atau membantu menstabilkan iklim.

Dikutip dari The Straits Times, laporan oleh Institut Penelitian Dampak Iklim Potsdam atauPotsdam Institute for Climate Impact Research (PIK) merinci sembilan faktor yang krusial dalam mengatur kemampuan planet untuk menopang kehidupan.

Di enam wilayah ini, batas aman telah terlampaui dalam beberapa tahun terakhir akibat aktivitas manusia. "Ambang batas krusial untuk pengasaman laut bisa segera menjadi yang ketujuh yang dilanggar," bunyi laporan Pemeriksaan Kesehatan Planet pertama PIK.

Batasan aman yang telah dilintasi menyangkut faktor krusial, dan terkait, termasuk perubahan iklim; hilangnya spesies alami, habitat alami, dan air tawar; dan peningkatan polutan, termasuk plastik dan pupuk kimia yang digunakan dalam pertanian.

Tingkat pengasaman laut yang berkelanjutan kini juga akan terlampaui, sebagian besarnya disebabkan oleh terus meningkatnya emisi karbon dioksida (CO2) yang dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar fosil seperti minyak, batu bara, dan gas.

"Seiring meningkatnya emisi CO2, semakin banyak pula CO2 yang terlarut dalam air laut yang membuat lautan menjadi lebih asam," tutur Boris Sakschewski, salah satu penulis utama, kepada wartawan.

"Bahkan dengan pengurangan emisi yang cepat, beberapa tingkat pengasaman yang berkelanjutan mungkin tidak dapat dihindari karena CO2 yang telah dipancarkan dan waktu yang dibutuhkan sistem lautan untuk merespons," jelasnya.

"Oleh karena itu, pelanggaran batas pengasaman laut tampaknya tak terelakkan dalam beberapa tahun mendatang."

Air asam merusak karang, kerang, dan fitoplankton yang menjadi makanan sejumlah spesies laut. Ini berarti juga mengganggu pasokan makanan bagi miliaran orang, serta membatasi kapasitas lautan untuk menyerap lebih banyak CO2 dan dengan demikian membantu membatasi pemanasan global.

Satu-satunya dari sembilan batas planet yang tidak hampir dilintasi adalah menyangkut keadaan lapisan ozon pelindung planet tersebut.

Bahan kimia buatan manusia telah merusak perisai ini, yang menyebabkan hujan asam, tetapi perisai ini mulai pulih sejak sejumlah bahan kimia ini dilarang pada tahun 1987.

Ambang kesembilan, mengenai konsentrasi partikel kecil di atmosfer yang dapat menyebabkan penyakit jantung dan paru-paru, mendekati batas bahaya.

Namun para peneliti mengatakan, risiko tersebut menunjukkan tanda-tanda sedikit menurun karena upaya beberapa negara untuk meningkatkan kualitas udara, seperti melarang mobil berbahan bakar bensin dan solar yang paling berpolusi.

Namun, mereka memperingatkan konsentrasi partikel halus masih dapat meningkat di negara-negara yang sedang mengalami industrialisasi pesat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.