Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kongres AS Sepakati Anggaran Hingga Desember

📅 Selasa, 24 Sep 2024, 02:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kongres AS Sepakati Anggaran Hingga Desember Doc: AFP/MANDEL NGAN
Ket. Pemimpin mayoritas Senat AS, Chuck Schumer

WASHINGTON DC - Para pemimpin kongres Amerika Serikat (AS) pada Minggu (22/9) mengumumkan kesepakatan untuk memperpanjang pendanaan bagi pemerintah federal hingga pertengahan Desember, demi menghindari penutupan pemerintahan federal (shutdown) yang kontroversial hanya beberapa pekan menjelang pemilu.

Pendanaan pemerintah AS sendiri akan habis pada akhir September dan karena Kongres belum mencapai kesepakatan mengenai anggaran setahun penuh, hingga tindakan sementara yang dikenal sebagai resolusi berkelanjutan (continuing resolution/CR) diharapkan bisa mengatasinya secara luas.

Terkait perpanjangan pendanaan demi menghindari penutupan pemerintahan federal, Partai Republik telah menuntut selama beberapa pekan terakhir agar setiap perpanjangan dana dikaitkan dengan persyaratan baru yang mengharuskan pemilih membuktikan kewarganegaraan Amerika mereka, sebuah dorongan yang dimotivasi oleh klaim tidak berdasar Donald Trump tentang penipuan yang meluas dalam pemilu AS.

Pemungutan suara terhadap rancangan undang-undang yang menggabungkan ketentuan pemungutan suara dengan perpanjangan pendanaan selama enam bulan pada Rabu (18/9) lalu, gagal di DPR yang dikuasai Partai Republik.

Kongres berikutnya akan dilantik segera setelah Tahun Baru, sementara pelantikan presiden AS berikutnya, baik itu Trump dari Partai Republik atau Kamala Harris dari Partai Demokrat , akan terlaksana pada tanggal 20 Januari 2025.

"Meskipun saya senang negosiasi bipartisan dengan cepat menghasilkan perjanjian pendanaan pemerintah yang bebas dari pemotongan dan merugikan, perjanjian yang sama ini bisa saja dilakukan dua pekan yang lalu," kata politisi Demokrat yang kini menjabat sebagai pemimpin mayoritas Senat, Chuck Schumer.

Dana Tambahan

Usai tercapainya kesepakatan maka RUU tersebut, yang diperkirakan akan disahkan DPR pekan ini, juga akan menyediakan tambahan dana sebesar 231 juta dollar AS untuk membiayai Dinas Rahasia AS, dimana dana tambahan itu mengalami peningkatan besar menyusul dua kali upaya pembunuhan terhadap Trump.

RUU ini juga menyediakan dana tambahan sebesar 47 juta dollar AS untuk keamanan di Washington DC pada pelantikan presiden nanti.

Ketua DPR dari Partai Republik, Mike Johnson, menggambarkan RUU tersebut dalam suratnya kepada rekan-rekannya sebagai CR yang sangat lugas dan sederhana, yang hanya mencakup perpanjangan yang benar-benar diperlukan.

"Meskipun ini bukan solusi yang kami inginkan, ini adalah jalan yang paling bijaksana dalam situasi saat ini," kata Johnson. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.