Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi: Jalan Pantura Pati Kembali Lancar Usai Kecelakaan Bus vs Truk Tronton

📅 Senin, 23 Sep 2024, 17:53 WIB | Oleh:
Polisi: Jalan Pantura Pati Kembali Lancar Usai Kecelakaan Bus vs Truk Tronton Doc: ANTARA/HO-Polisi
Ket. Truk tronton yang terlibat kecelakaan dilakukan evakuasi dari Jalan Pantura Pati, di Desa Jembangan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Senin (23/9).

PATI - Kepolisian Resor Kota Pati, Jawa Tengah, memastikan akses Jalan Pantura Pati kembali lancar setelah dua truk tronton dan satu bus penumpang yang terlibat dalam kecelakaan berhasil dievakuasi, Senin.

"Semua kendaraan yang terlibat kecelakaan berhasil dievakuasi hari ini (23/9), sekitar pukul 12.30 WIB," kata Kasat Lantas Polresta Pati Kompol Asfauri di Pati, Senin.

Arus lalu lintas, kata dia, tidak ada lagi hambatan karena semua jenis kendaraan bisa melintas dengan aman, setelah kendaraan yang terlibat kecelakaan berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.

Ia mengingatkan para pengemudi yang melintasi Jalan Pantura Pati untuk berhati-hati, meskipun jalannya lurus dan lebar.

"Jangan lupa untuk tetap menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya. Jika sudah mengemudi selama empat jam, sebaiknya beristirahat terlebih dahulu untuk menghindari kemungkinan mengantuk saat mengemudi karena bisa mengurangi konsentrasi," ujarnya.

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Bus Surya Bali dengan dua truk tronton di Jalan Pantura Pati, di Desa Jembangan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Senin (23/9) sekitar pukul 02.30 WIB mengakibatkan enam orang meninggal dunia.

Adapun kronologis kejadian kecelakaan tersebut, berawal ketika Bus Surya Bali bernopol DK 7207 AC dengan 30 penumpang berjalan dari arah timur ke barat sedangkan truk fuso bernopol P 9339 OB berjalan dari arah berlawanan atau barat ke timur, sedangkan di belakangnya berjalan truk tronton bernopol L 8899 UQ.

Ketika sampai di tempat kejadian, bus yang dikemudikan warga Kudus itu berjalan terlalu ke kanan sehingga menabrak bodi truk fuso bernopol P 9339 OB di bagian kanan belakang, kemudian menabrak lagi dengan truk tronton bernopol L 8899 UQ.

Dari enam korban meninggal, di antaranya sopir bus dan kernet, tiga penumpang, serta sopir truk tronton kedua juga meninggal dunia. Sedangkan korban luka ada enam orang.

Korban meninggal juga sudah diambil oleh keluarga masing-masing untuk dikebumikan di daerah asalnya.

Polresta Pati juga masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab sopir bus mengantuk, apakah mengantuk karena tidak ada istirahat atau jam kerjanya.

Adapun korban meninggal dunia, yakni sopir truk L 8899 UQ bernama nama Ahmad Suwandi asal Kabupaten Gresik, sopir bus bernama Ali Imron asal Kudus, kemudian Shodikin asal Kudus, Heru Nur Cahyono asal Jepara, Juli Supriynto asal Kudus, dan Syamsul Huda asal Pati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Capaian realisasi investasi nasional

27 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

27 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.