Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pangkalan TNI AL Palu Tanam 1.500 Bibit Mangrove

📅 Senin, 23 Sep 2024, 16:19 WIB | Oleh:
Pangkalan TNI AL Palu Tanam 1.500 Bibit Mangrove Doc: ANTARA/HO-Pen Lanal Palu
Ket. Lanal Palu melaksanakan penanaman bibit mangrove dan pembersihan pantai di Kawasan Ekowisata Mangrove, Kelurahan Baiya, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu, Senin (23/9).

PALU - Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palu, Sulawesi Tengah, melakukan penanaman 1.500 bibit mangrove jenis Rizophora Mucronata sebagai upaya mitigasi perubahan iklim dalam memperingati Hari Maritim Nasional dan HUT TNI Ke-79 tahun 2024.

"Keberadaan pohon dan tutupan lahan yang baik akan meningkatkan daya dukung alam dalam mitigasi perubahan iklim," kata Komandan Pangkalan TNI AL Palu Kolonel Laut (P) Marthinus di Palu, Senin.

Ia menjelaskan penanaman mangrove ini merupakan bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim, pemulihan kualitas lingkungan hidup, serta percepatan rehabilitasi hutan dan lahan.

Selain itu, kata dia, sebagai upaya untuk memperbaiki kualitas lingkungan dengan memperbanyak tegakan pohon atau tanaman, serta meningkatkan wawasan dan pemahaman masyarakat atas pelaksanaan program pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan.

"Penanaman pohon ini sebagai langkah positif restorasi dan melindungi lingkungan. Kita tidak hanya memberikan manfaat bagi bumi, tetapi juga menciptakan warisan untuk generasi mendatang," ujarnya.

Ia mengemukakan kegiatan penanaman mangrove merupakan bagian dari program rutin Staf Potensi Maritim (Spotmar) Lanal Palu yang fokus pada perlindungan lingkungan pesisir dan pemberdayaan potensi maritim lokal, serta dalam rangka memperingati Hari Maritim Nasional dan HUT TNI Ke-79 tahun 2024.

Menurut dia, kegiatan itu juga merupakan langkah awal dari rangkaian program rehabilitasi hutan mangrove yang dirancang untuk memulihkan kawasan pesisir yang terdampak abrasi dan penebangan liar.

"Mengatasi perubahan iklim dengan menanam pohon dan upaya pelestarian harus juga sejalan dengan upaya membangun kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Penanaman bibit mangrove dan pembersihan pantai ini dilaksanakan di Kawasan Ekowisata Mangrove, Kelurahan Baiya, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.