Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Museum Transportasi akan Direnovasi

📅 Senin, 23 Sep 2024, 01:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Museum Transportasi akan Direnovasi Doc: ANTARA/Syaiful Hakim
Ket. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Drektur Utama TMII Intan Ayu Kartika (kanan) dan Kepala BPSDMP Kemenhub Subagiyo untuk merevitalisasi Museum Transportasi di sela-sela RunHub di TMII, Cipayung, Jakarta Timur, Minggu pagi (22/9).

JAKARTA - Museum Transportasi yang terletak di dalam area TMII, Jakarta Timur, akan direnovasi. Pengerjaan dilakukan dengan kerja sama antara Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan Kementerian Perhubungan. Keduanya telah menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) untuk merevitalisasi.

Penandatanganan dilakukan Direktur Utama TMII Intan Ayu Kartika dan Kepala Badan Pengembangan.Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Subagiyo. Penandatanganan disaksikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. "Setelah 33 tahun, kami merasa perlu mengembangkan untuk meningkatkan kualitas dan kepuasan pengunjung TMII," kata Direktur TMII Intan Ayu Kartika usai penandatanganan MoU.

Selain itu, revitalisasi juga untuk mengikuti perkembangan zaman dan tren dalam peran fungsi museum sebagai pusat informasi edukasi.

Berangkat dari hal tersebut, kata Intan, TMII dan Kementerian Perhubungan sepakat untuk merevitalisasi Museum Transportasi. Langkah ini dilakukan dalam rangka memperluas cakupan dan substansi materi yang didapatkan pengunjung. Ini termasuk memberikan pengalaman berkunjung yang lebih baik, lebih menarik, dan dapat dinikmati semua usia. "Kami ingin Museum Transportasi menjadi salah satu museum terbaik, dalam transportasi Indonesia," jelas Intan.

Berdiri di atas lahan seluas 6,25 hektare, Museum Transportasi milik Kementerian Perhubungan di TMII menjadi warisan sejarah dan evolusi transportasi sebagai tempat rekreasi edukatif. Pemancangan tiang pertama dilakukan oleh Ibu Tien Soeharto 14 Februari 1984. Kemudian, diiringi pembangunan mulai tahun 1985, lalu diresmikan Presiden Soeharto 20 April 1991. Beberapa koleksi antara lain Cikar, armada pertama Damri yang menjadi alat angkut logistik militer di Surabaya dan Mojokerto tahun 1946.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Akses permodalan UMKM melalui KUR

34 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

56 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.