Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkes Korsel Sebut Kuota Mahasiswa Baru Kedokteran Bisa Ditinjau Ulang

📅 Senin, 23 Sep 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menkes Korsel Sebut Kuota Mahasiswa Baru Kedokteran Bisa Ditinjau Ulang Doc: ANTARA/Yonhap
Ket. Menteri Kesehatan Korea Selatan Cho Kyoo-hong.

Seoul - Menteri Kesehatan Korea Selatan Cho Kyoo-hong mengatakan pada Minggu (22/9) bahwa pemerintah bisa meninjau kembali rencana penambahan mahasiswa baru kedokteran pada 2026 jika komunitas medis menawarkan alternatif yang rasional.

"Untuk 2026, jika komunitas medis mengajukan alternatif yang masuk akal, kami bisa meninjau kembali jumlah penerimaan dengan perspektif baru," kata Chodalam wawancara dengan KBS.

Dia mengatakan bahwa pemerintah telah mengusulkan penambahan 2.000 mahasiswa baru kedokteran, tetapikomunitas medis menyebut langkah itu "tidak ilmiah dan kurang bukti".

"Kami meminta pendapat mereka mengenai jumlah penerimaan (mahasiswa baru), yang seharusnya didasarkan pada ilmu pengetahuan dan memiliki dasar yang kuat," kataCho.

Pemerintahan PresidenYoon Suk Yeol telah berjanji untuk menambah jumlah mahasiswa baru kedokteran sebanyak 2.000 per tahun selama lima tahun ke depan untuk mengatasi kekurangan dokter.

Pemerintah Korselpada Juni lalu juga telah memfinalisasipenambahan kuota sekitar 1.500 mahasiswa untuk tahun depan.

Asosiasi Medis Korea telah meminta pemerintah membatalkan rencana penambahan jumlah mahasiswa baru kedokteranuntuk 2025 dan 2026, dan membahas kemungkinan penyesuaian kuota untuk 2027 dan seterusnya.

Terkait usulan agar badan konsultasi dibentuk untuk menjembatani kepentingan politik dan kesehatan, Cho menegaskan bahwa pemerintah bersedia terlibat aktif dalam diskusi jika komunitas medis juga berpartisipasi.

Sebagian besar dokter magang telah melancarkan mogok sejak Februari lalu untuk memprotes rencana pemerintah menambah jumlah mahasiswa baru kedokteran secara drastis mulaitahun depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.