Hari ke-3 Pascagempa, Kemensos Masih Terus Layani Kebutuhan Ribuan Pengungsi di Bandung
Minggu, 22 Sep 2024, 17:03 WIBTim Kementerian Sosial yang dipimpin oleh Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA), Masriani Mansyur masih bersiaga 24 jam di lapangan melayani kebutuhan ribuan pengungsi gempa Bandung. "Untuk bantuan logistik sudah terdistribusi merata ke seluruh titik pengungsian," kata Masriani saat memimpin langsung penyerahan berbagai bantuan logistik kepada pengungsi di Kabupaten Bandung, Sabtu (21/9/2024) pagi.
Masriani memprioritaskan pemberian bantuan kepada kelompok lansia dan anak-anak karena mereka jauh lebih rentan terdampak. "Masyarakat banyak meminta bantuan kasur dan selimut serta makanan anak," ujar Masriani.
Untuk kebutuhan makan sehari-hari, para pengungsi gempa Bandung masih mengandalkan dapur umum Kemensos. Dapur umum ini mampu menyuplai total 6.000 bungkus makanan dalam sehari.
Menurut Penanggung Jawab Dapur Umum Kemensos, Iyan Mul, makan pagi dan siang mulai diolah pada pukul 04.00. Selanjutnya makanan itu mulai didistribusikan ke titik-titik pengungsian pada pukul 08.00. Sedangkan makan sore (malam) diolah pada pukul 13.00.
Selain berfokus pada masa tanggap darurat, Kemensos juga melakukan upaya mitigasi bencana melalui berbagai program. Menurut Masriani, Kemensos telah melakukan edukasi terkait gempa kepada masyarakat melalui program Kampung Siaga Bencana dan Tagana Masuk Sekolah.
Direktorat PSKBA Kemensos juga sudah membangun lumbung sosial di berbagai titik di Jawa Barat termasuk buffer stock di Unit Pelaksana Teknis (UPT) milik Kemensos di Sentra Abiyoso Cimahi, Sentra Wyata Guna Bandung, dan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung. "Selain di UPT kami, buffer stock juga ditempatkan di berbagai dinas sosial di Jawa Barat," ujar Masriani.
(IKN/TSR)
Penulis: Tim Redaksi
Berita Terkait:
-
Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus
-
Wagub Rano Dorong Pelestarian Budaya Kampung Jakarta Lewat Buku Filosofi Orang Kampung
-
Era Suku Bunga Tinggi AS Jadi Ujian Ketahanan Kebijakan Ekonomi Nasional
-
Tak Mau Kekurangan Air! Pemkab Lamongan Optimalkan Waduk dan Rawa untuk Irigasi
-
Tol Jambi-Rengat Rp17 Triliun Dikebut, Pembebasan Lahan Ditargetkan Tuntas Desember 2026
-
Siaga Kabut Asap Karhutla, BULOG Jamin Stok Beras Aman dan Buka Jalur Bantuan Untuk Kalimantan
-
Bantu Warga Terdampak Gempa, Pekerja PLN Sumbang 25 Rumah Untuk Korban Bencana di Flores
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.