Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bernadya Tampil di Pestapora 2024 dengan Sentuhan Tradisional

📅 Minggu, 22 Sep 2024, 16:53 WIB | Oleh:
Bernadya Tampil di Pestapora 2024 dengan Sentuhan Tradisional Doc: (ANTARA/ Putri Hanifa)
Ket. Penyanyi sekaligus penulis lagu Bernadya saat tampil pada Pestapora 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu.

JAKARTA - Penyanyi Bernadya tampil di Pestapora 2024 menggunakan pakaian yang bernuansa tradisional dengan mengenakan baju serupa kebaya berwarna hitam dengan rok batik cokelat.

Ia mengungkapkan bahwa penampilannya kali ini terinspirasi oleh keinginan untuk melestarikan budaya, meski ia mengakui tidak memiliki alasan khusus untuk memilih busana tersebut.

"Ini agak aneh sih, ini hal yang baru aku mau pakai baju-baju ini. Sebenarnya, kalau dibilang ada alasannya, tidak ada.
'No reason' aja kan tidak apa-apa kita pakai baju yang melestarikan kebudayaan ya," katanya saat tampil pada Pestapora 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu malam.

Bernadya menambahkan bahwa pakaian yang digunakannya berasal dari Desainer Eddy Betty, serta aksesoris dari Tulola.

Selain itu, pada penampilannya kali ini, penyanyi sekaligus penulis lagukelahiran 2004 itu mempersembahkan lagu-lagu dari album terbarunya "Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan".

Diantara lagu tersebut adalah lagu yang ditujukan untuk mereka yang sering merasa tidak cukup dalam hidup, berusaha mengubah diri demi memenuhi harapan orang lain.

"Lagu setelah ini adalah lagu yang semoga kalian tidak merasakannya, karena lagu ini untuk orang-orang yang suka melakukan hal-hal melampaui batas kemampuan mereka. Mengubah penampilannya hanya demi terlihat sempurna di depan seseorang, dan sampai akhirnya dia sadar bahwa sampai kapanpun dia tidak akan pernah cukup kalau memang dia bukan orang lain," ungkapnya.

Meskipun lagu-lagu yang dibawakan Bernadya adalah lagu yang menggambarkan kesedihan, tapi ia berharap hanya lagunya saja, bukan penontonnya yang sedang merasa sedih.

Bernadya juga tampil memukau penonton dengan lagu yang berjudul "Kini Mereka Tahu" yang mengisahkan perjalanan emosi seseorang yang selalu melebih-lebihkan hal baik dan tidak pernah berbicara buruk tentang pasangannya.

Dengan lirik yang mendalam, Bernadya juga menggambarkan perasaan berlari dari ekspektasi dan tekanan melalui lagu "Berlari".

Lagu lainnya yang dinyanyikan adalah "Lama-Lama", "Kata Mereka Ini Berlebihan", "Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan", "Satu Bulan", dan "Apa Mungkin" yang menjadi penutup penampilan Bernadya pada Pestapora 2024. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.