Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Asops Kapolri Apresiasi Tim Gabungan TNI dan Polri yang Berhasil Bebaskan Pilot Philip

📅 Minggu, 22 Sep 2024, 07:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Asops Kapolri Apresiasi Tim Gabungan TNI dan Polri yang Berhasil Bebaskan Pilot Philip Doc: ANTARA/HO-Humas Polda Papua
Ket. Asisten Operasi Kapolri, Irjen Pol Verdianto Biticaca.

Jayapura - Asisten Operasi Kapolri, Irjen Pol Verdianto Biticaca mengapresiasi keberhasilan tim gabungan TNI-Polri dan Satgas Operasi Damai Cartenz 2024 membebaskan Pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens yang disandera Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Egianus Kogoya, Sabtu.

Menurut Verdianto, operasi pembebasan Pilot Philip di Kampung Yuguru, Distrik Maibarok, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan mengakhiri proses panjang yang melibatkan negosiasi intensif dengan OPM pimpinan Egianus Kogoya.

"Alhamdulillah, puji Tuhan, hari ini Pilot Philip Mark Mehrtens telah dibebaskan dalam kondisi fisik yang sehat," katanya dalam keterangan yang diterima ANTARAdi Jayapura, Sabtu.

Dia menjelaskan proses negosiasi untuk membebaskan pilot tersebut memakan waktu lama, namun berkat kerja keras dan kolaborasi semua pihak, maka pilot dapat diselamatkan.

"Negosiasi dilakukan dengan pendekatan yang mengutamakan keterlibatan tokoh agama, tokoh adat serta keluarga dekat dari OPM," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2024 Brigjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan upaya pembebasan ini dilakukan tanpa pengerahan pasukan.

"Kami hanya menggunakan tim negosiasi dan Pilot Philip Mark Mehrtens berhasil dibebaskan tanpa pengerahan pasukan," katanya.

Dia menambahkan tantangan terbesar dalam operasi pembebasan Pilot Philip Mark Mehrtens ini adalah kompleksitas OPM yang diketahui lebih dari satu fraksi.

"Namun dengan upaya negosiasi yang terus menerus dan pendekatan ke berbagai tokoh masyarakat, pembebasan pilot asal Selandia Baru tersebut berhasil dilakukan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.