Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemensos Berikan Layanan Dukungan Psikososial kepada Anak-Anak Penyintas Gempa Bumi Bandung

📅 Jumat, 20 Sep 2024, 12:47 WIB | Oleh:
Kemensos Berikan Layanan Dukungan Psikososial kepada Anak-Anak Penyintas Gempa Bumi Bandung Doc: Dok. Kemensos

Selang sehari setelah gempa bumi berkekuatan 5,0 SR mengguncang Kabupaten Bandung, Kemensos memberikan layanan dukungan psikososial (LDP) bagi anak-anak korban gempa. Kegiatan ini merupakan salah satu pemberian bantuan untuk meringankan beban psikologis para penyintas akibat trauma yang timbul pascabencana.

"Kami sudah berikan kegiatan rekreasional siang hingga sore tadi," kata Roni Faisal, Pekerja Sosial Bidang Kebencanaan Direktorat PSKBA, di Bandung, Kamis (19/9/2024) malam.

LDP dilaksanakan di salah satu tenda pengungsi yang didirikan Kemensos di lapangan bola Kecamatan Kertasari. Roni dan dua rekan praktisi LDP lainnya memandu berjalannya kegiatan rekreasional bagi penyintas di sana. Sebanyak 45 orang anak penyintas gempa mengikuti kegiatan permainan dengan media balon dan permainan tradisional congklak.

"Besok (Jumat) pukul 07.00 akan dilaksanakan senam bersama, dan malamnya ada giat maghrib mengaji," kata Roni.

Dalam simulasi pecah balon, balon-balon yang sudah ditiup oleh anak-anak, akan dipecahkan dengan tujuan untuk melatih mereka agar tidak mudah kaget, terutama pada saat terjadi gempa susulan yang masih sering mereka rasakan hampir setiap hari.

"Ini bagian dari pembiasaan situasi simulasi saat terjadi gempa susulan," ujar Roni.

Menurut Roni, kegiatan-kegaiatan semacam itu akan rutin dilakukan setiap hari sebagai pengisi kegiatan sehari-hari para penyintas.

Salah satu penyintas gempa, Jihan (10), warga Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari menceritakan pengalamannya ketika gempa terjadi. Saat itu Jihan sedang berada di sekolah dan sangat ketakutan hingga berlarian keluar dan menangis melihat beberapa orang temannya mengalami luka-luka.

"Sekarang rame di sini (tenda pengungsi) banyak temen-temen main balon bareng," ujar Jihan yang tampak sumringah dan antusias mengikuti kegiatan bermain balon yang dipimpin Roni.

Saat ini, kondisi psikis Jihan dan puluhan anak lainnya sudah terlihat lebih tenang dan nyaman setelah mendapat LDP. Tim dari Kemensos akan terus memberikan kegiatan rekreasional dalam berbagai bentuk variasi media yang digunakan untuk mengisi waktu para penyintas dan mengembalikan kestabilan psikis mereka. Sehingga lebih siap dalam menghadapi situasi darurat yang mungkin akan terjadi kembali suatu saat nanti

(IKN/TSR)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.