Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berpotensi Koreksi Lanjutan

📅 Kamis, 19 Sep 2024, 08:57 WIB | Oleh:
Berpotensi Koreksi Lanjutan Doc: istimewa

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi kembali melanjutkan koreksinya, hari ini (19/9). Pergerakan IHSG bakal dipengaruhi sikap pelaku pasar menantikan arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed.

Head of Customer Literation and Education PT Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi melihat pergerakan rupiah bakal menjadi katalis terhadap IHSG. Selain itu, pasar cenderung menahan diri menunggu rilis keputusan rapat The Fed.

Karenanya, Oktavianus memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Kamis (19/9), bergerak mixed dengan kecenderungan melemah dalam rentang level support 7.785 dan resistance 7.900.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (18/9) sore, ditutup melemah seiring pelaku pasar masih bersikap wait and see terhadap kebijakan The Fed. IHSG ditutup melemah 2,64 poin atau 0,03 persen ke posisi 7.829,12, sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,32 poin atau 0,34 persen ke posisi 970,24.

"Bursa regional Asia cenderung bergerak mixed (variatif) di saat pelaku pasar bersiap menantikan rilis kebijakan moneter The Fed yang diprediksi akan melakukan pemangkasan suku bunga acuannya," sebut Tim Riset Phillip Sekuritas Indonesia dalam kajiannya di Jakarta.

Rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS) dimana Industrial Production secara bulanan naik dari sebelumnya minus 0,9 persen menjadi 0,8 persen dan data penjualan ritel tumbuh kurang agresif dimana penjualan ritel AS secara tak terduga naik 0,1 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.