Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Merasa Nyaman Menempati Rumah Bantuan Kemensos

📅 Rabu, 18 Sep 2024, 14:30 WIB | Oleh:
Warga Merasa Nyaman Menempati Rumah Bantuan Kemensos Doc: Dok. Kemensos

Atapnya dari daun rumbia, dindingnya dari papan dan triplek. Hanya ada satu kamar tidur, ruang keluarga, dan dapur sederhana. Tidak ada toilet dan kamar mandi. Beberapa sudut rumah berlubang, ditambal dengan terpal dan seng seadanya untuk menahan terpaan angin. Saat hujan deras dan angin ribut, penghuninya terpaksa pindah ke tempat yang aman.

Tapi itu cerita lama. Bakti Sosial yang diselenggarakan Kemensos di Kei Besar pada pertengahan Juli lalu membawa perubahan signifikan bagi kehidupan keluarga Mursal Rusbal (36) dan Sara Wadlau (21), warga Desa Ohoinangan Kec Kei Besar, Maluku Tenggara. Hampir dua bulan setelah bakti sosial, kedua keluarga tersebut kini menempati rumah baru yang lebih layak huni, melalui program Rumah Sejahtera Terpadu (RST) yang diinisiasi Kementerian Sosial.

"Saya sangat bahagia dan berterima kasih kepada Kemensos, sekarang sudah nyaman dan tidak takut lagi jika ada hujan," jelas Mursal, Selasa (18/9/2024), seraya mengatakan ia, suami, dan enam anaknya harus pindah ke rumah orang tuanya jika ada hujan badai.

Rumah baru ini memiliki dua kamar, ruang keluarga, dapur, toilet dan kamar mandi. Keluarga Mursal tak perlu lagi ke sungai untuk mandi atau sekedar mengambil air untuk keperluan sehari-hari.

Sara pun merasakan hal yang sama. Menurutnya, masyarakat Desa Ohoinangan sudah terbiasa mengambil air dari kali, sesuatu yang sudah mereka lakukan sejak zaman leluhur mereka. Walaupun jarak dari jalan raya cukup dekat yaitu 100 meter, lokasi kali berada 300 meter dari pemukiman, Namun, dengan adanya instalasi air bersih yang dibangun oleh Kementerian Sosial, kini air bersih mengalir langsung ke rumah baru Sara, memberikan kenyamanan yang sebelumnya hanya bisa ia impikan.

Rasa syukur Sara semakin bertambah karena bantuan yang diterimanya bukan hanya rumah. Dia dan Mursal mendapatkan bantuan perlengkapan isi rumah seperti kasur, lemari, perlengkapan dapur, dan peralatan rumah lainnya.

"Dulu saya masak dengan kayu bakar, sekarang dapat kompor gas. Masak tidak lagi panas dan berkeringan," kata Sara mengungkapkan suka citanya bisa memasak dengan nyaman.

Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga Sara dan Mursal, Kemensos menyalurkan bantuan 30 bibit ternak ayam pedaging lengkap dengan pakan dan kandang. Masing-masing Sara dan Mursal menempatkan bantuan ayam pedaging di samping rumah agar mudah dirawat. Pemberian bantuan usaha bertujuan untuk meningkatkan pendapatan sekaligus mengurangi pengeluaran untuk membeli protein hewani.

(IKN/TSR)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.