Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pendekatan Terintegrasi Tingkatkan Kualitas SDM

📅 Rabu, 18 Sep 2024, 09:06 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pendekatan Terintegrasi Tingkatkan Kualitas SDM Doc: istimewa

JAKARTA - Pemerintah menggunakan pendekatan terintegrasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Melalui integrasi yang solid antara sistem kesehatan, pendidikan, dan vokasi, generasi muda Indonesia ke depannya bisa bersaing di pasar kerja.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Nunung Nuryartono menegaskan pentingnya kebijakan yang mencakup semua aspek pengembangan SDM untuk mencapai hasil optimal.

Kemenko PMK mencatat, Indikator Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia, yang mengukur kemajuan dalam pendidikan, kesehatan, dan pendapatan, telah menunjukkan perbaikan yang signifikan selama 10 terakhir.

"Sedangkan dari kesehatan salah satu indikatornya penurunan angka stunting. Itu merupakan bukti nyata dari kemajuan dalam sektor kesehatan," ujar Nunung dalam diskusi FMB9 dengan tema '10 Tahun Bersinergi Membangun SDM Nasional', Selasa (17/9).

Selain itu, kata Nunung, pemerintah juga terus melakukan berbagai upaya dalam menciptakan lapangan pekerjaan. Salah satunya dengan melalui regulasi untuk memperkuat pendidikan vokasi dan mengintegrasikannya dengan sektor pekerjaan.

Kemudian, pemerintah tengah membangun sistem informasi ketenagakerjaan yang efisien untuk menghubungkan antara penyedia pendidikan vokasi dan sektor industri yang membutuhkan tenaga kerja terampil, misalnya untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

"Tantangan utama adalah memastikan bahwa lulusan vokasi siap menghadapi dunia kerja yang dinamis. Sekolah vokasi yang kami rencanakan di KEK akan berperan penting dalam menyuplai tenaga kerja terampil yang sesuai dengan kebutuhan industri di kawasan tersebut," tutur Nunung.

Tak hanya sektor pendidikan, pemerintah juga fokus pada sektor kesehatan dalam membangun SDM berkualitas melalui perlindungan sosial seperti BPJS Kesehatan yang telah mencakup 98,16 persen dari populasi, melebihi target yang diharapkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.