Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Ekstrem di Pulau Bintan Picu Atap Roboh dan Pohon Tumbang

📅 Rabu, 18 Sep 2024, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cuaca Ekstrem di Pulau Bintan Picu Atap Roboh dan Pohon Tumbang Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi
Ket. Sebuah pohon besar tumbang dan menimpa mobil di Jalan Adi Sucipto, Kilometer 11, Kota Tanjungpinang akibat cuaca ekstrem, Selasa (17/9/2024) malam.

Tanjungpinang - Cuaca ekstrem hujan disertai angin kencang melanda Pulau Bintan (Tanjungpinang-Bintan), Selasa petang, memicu atap rumah warga roboh hingga pohon tumbang menimpa mobil warga.

Kejadian itu berlangsung setelah shalat Maghrib hingga menjelang shalat Isya.

Di Kelurahan Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang, sejumlah rumah warga pesisir mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap rumah.

"Sejauh ini, ada dua rumah warga rusak terdampak angin kencang disertai hujan," kata Ketua RW 01 Arhie Zainal.

Selain itu, warung warga yang tengah berjualan makanan seperti nasi dan mi goreng tak jauh dari pelantar penyeberangan Kampung Bugis-Tanjungpinang juga porak-poranda dihantam cuaca ekstrem.

Bahkan kondisi meja, kursi, dan peralatan jualan semisal gelas dan piring ikut terbang tertiup angin kencang.

Beralih ke Jalan Adi Sucipto di Kilometer 11 Tanjungpinang, sebuah pohon besar di pinggir jalan tumbang menimpa satu unit mobil warga yang tengah melintas di jalan tersebut.

Akibatnya kondisi mobil ringsek, sementara pengendaranya dikabarkan dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah turun ke lokasi untuk mengevakuasi pohon tumbang tersebut.

Cuaca ekstrem ikut menyebabkan sebagian plafon atap di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang ambruk.

Kondisi yang sama pun dialami warga Kijang, Kabupaten Bintan, yang mana sebagian rumah warga terdampak cuaca ekstrem. Bahkan ada salah satu atap rumah warga terbawa angin kencang hingga terbang sampai ke jalan raya.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bintan Agus Ariyadi menyampaikan saat ini timnya sudah turun ke lokasi kejadian guna mengevakuasi rumah warga yang terdampak cuaca ekstrem.

"Jumlah rumah warga rusak masih dalam tahap pendataan tim BPBD Bintan," katanya singkat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.