Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemlu RI Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Topan Bebinca di Shanghai

📅 Selasa, 17 Sep 2024, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemlu RI Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Topan Bebinca di Shanghai Doc: Ecowatch.com/Future Publishing via Getty Images
Ket. Pohon tumbang dan sepeda motor listrik berserakan setelah Topan Bebinca melanda Shanghai, Tiongkok pada 16 September 2024.

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan tidak ada WNI menjadi korban dalam Topan Bebinca yang melanda kota Shanghai dan pesisir timur Tiongkok pekan ini usai menerjang Filipina akhir pekan lalu.

Menurut Direktur Pelindungan WNI dan BHI Kemlu RI Judha Nugraha, Konsulat Jenderal RI (KBRI) di Shanghai telah berkoordinasi dengan otoritas setempat dan komunitas WNI setelahterjadinya badai tersebut.

"Tidak ada informasi ada WNI yang menjadi korban Topan Bebinca," kata Judha dalam pernyataan singkat yang diterima di Jakarta, Selasa (17/9).

Judhamengatakan pemerintah setempat telah melakukan sejumlah tindakan mitigasi bencana, seperti mobilisasi tim SAR di titik-titik rawan dan aktivasi sistem tanggap darurat di kota Shanghai serta provinsi Anhui dan Zhejiang.

Berdasarkan data lapor diri WNI yang tercatat KJRI Shanghai, saat ini terdapat 975 WNI yang menetap di Shanghai dan provinsi sekitarnya, yaitu Zhejiang, Jiangsu, Jiangxi, dan Anhui.

Selain itu, KJRI Shanghai dapat dihubungi melalui nomor +86-1356-4406-540 atau aplikasi WeChat dengan kode ID KonsulerShanghai, kata Judha.

Topan Bebinca, yang mencapai Shanghai di pesisir timur Tiongkok pada Senin pagi, menjadi topan terkuat yang melanda kota tersebut sejak 1949, menurut Badan Meteorologi Tiongkok (CMA).

Lebih dari 414 ribu warga Shanghai mengungsi untuk menghindar dari dampak badai tersebut.

Akibat Topan Bebinca, otoritas kota meliburkan kegiatan belajar dan mengajar dan menghentikan layanan transportasi. Penerbangan di Bandara Pudong dan Bandara Hongqiao Shanghai, serta perjalanan kereta api di delta Sungai Yangtze juga sempat ditangguhkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.