Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Induksi Sel Punca Atasi Kerusakan Kornea

📅 Selasa, 17 Sep 2024, 06:25 WIB | Oleh:
Induksi Sel Punca Atasi Kerusakan Kornea Doc: Joe CARROTTA / NYU Langone Health

Mata adalah salah satu dari enam organ indera dalam tubuh yang membantu memahami berbagai hal di sekitarnya. Kornea adalah bagian dari mata dan merupakan permukaan depan mata yang bening. Bagi mata kornea adalah bagian mata tempat cahaya masuk. Ketika kornea rusak dan/atau buram, kornea harus dirawat melalui pembedahan dan kornea baru harus ditransplantasikan ke mata.

Seorang perempuan di Jepang yang didiagnosis dengan penyakit kornea telah menjadi orang pertama di dunia yang menerima transplantasi yang terbuat dari sel punca (stem cell) pluripoten yang diinduksi. Kornea ini mengandung sel punca yang kemudian memperbaiki kerusakan dan menjaga penglihatan.

Sel punca ini dapat rusak karena cedera atau penyakit pada mata, dan dapat menyebabkan penglihatan kabur, kebutaan, dan mungkin memerlukan transplantasi. Perempuan Jepang ini menjalani transplantasi pada usia 40-an ketika sel puncanya rusak karena penyakit kornea.

Sel punca pluripoten yang diinduksi (IPSC) yang ditransplantasikan diambil dari donor dewasa. Mereka kemudian diprogram ulang ke dalam keadaan tidak berdiferensiasi dan kemudian diinduksi untuk berkembang menjadi sel induk kornea.

Menurut laporan Scientist, Kementerian Kesehatan Jepang memberi izin untuk melakukan prosedur tersebut pada Maret tahun ini. Izin tersebut diberikan kepada Nishida, kepala peneliti untuk penelitian tersebut guna melakukan prosedur tersebut pada perempuan berusia 40-an dan tiga pasien lainnya.

Transplantasi pertama dilakukan pada tanggal 25 Juli 2019. Kemudian menyusul transplantasi kedua pada akhir tahun itu. "Kami baru melakukan operasi pertama dan kami terus memantau pasien dengan saksama," kata Nishida dalam konferensi pers pada tanggal 29 Agustus, lapor The Japan Times.

Nishida menambahkan, pasien terus memiliki kornea yang jernih selama sebulan setelah transplantasi dan penglihatannya membaik. Dengan keberhasilan itu diharapkan penglihatannya yang telah pulih akan bertahan seumur hidupnya.

Perawatan baru ini dapat menjadi cara praktis untuk mengobati pasien dengan masalah penglihatan yang harus menunggu donor yang sudah meninggal untuk transplantasi kornea. Menurut data, 1.600 orang berada dalam daftar tunggu untuk prosedur ini di Jepang dan menurut JAMA Ophthalmology, sebanyak 12,7 juta orang di dunia membutuhkan transplantasi kornea.hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Dua Kapal Tanker Minyak Diserang di Selat Hormuz

50 menit yang lalu | Lili Lestari

Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.