Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Hari ini, BMKG: Mayoritas Wilayah Berawan dan Hujan Ringan

📅 Selasa, 17 Sep 2024, 08:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cuaca Hari ini, BMKG: Mayoritas Wilayah Berawan dan Hujan Ringan Doc: ANTARA/Erlangga Bregas Prakoso
Ket. Ilustrasi- Warga Jakarta berfoto dengan latar gedung bertingkat yang diselimuti awan tebal.

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi cuaca berawan, hujan ringan, sedang hingga lebat disertai kilat di berbagai kota besar di Indonesia pada Selasa (17/9).

Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, Prakirawan Cici Sucianingsih menerangkan secara umum daerah konvergensi memanjang di Laut Cina Selatan, Laut Sulawesi, dan Samudra Pasifik Timur Filipina sehingga daerah konfluensi berada di Perairan Utara Aceh, Kepulauan Riau, dan laut Filipina.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar bibit siklon tropis dan di sepanjang low level jet konvergensi konfluensi tersebut.

Oleh karena itu, pihaknya memprakirakan beberapa kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang, yakni Banda Aceh, Medan, Sorong, Manokwari, Merauke.


Sementara itu, beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Kupang, Tanjung Selor, Ambon, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya.

Adapun beberapa kota besar yang lain diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, meliputi Padang, Palembang, Bengkulu, Pangkal Pinang, Lampung, Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram, Palangkaraya, Pontianak, Samarinda, Banjarmasin, Gorontalo, Manado, Mamuju, Makassar, Kendari, Palu, Ternate.

Untuk prakiraan tinggi gelombang air laut di wilayah Indonesia, BMKG memprakirakan umumnya berada di kisaran 0.5 hingga 2.5 m. BMKG juga memberikan imbauan waspada banjir rob di wilayah pesisir Sumatera Utara, pesisir utara Jakarta, pesisir utara Jawa Tengah, dan Pesisir Surabaya Barat.

Selain itu, pihaknya juga mewaspadai adanya wilayah yang berpotensi sangat mudah terbakar di sebagian besar wilayah Sumatera bagian selatan, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, sebagian besar wilayah Kalimantan, sebagian besar wilayah Sulawesi, sebagian besar wilayah Maluku Utara dan beberapa bagian di wilayah Papua.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Ekonomi
Pemerintah lunasi utang obl...
Rona
Seniman Den Baguse Ngarso t...
Megapolitan
Agro eduwisata tanaman kopi...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.