Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Parah Landa Eropa Timur

📅 Selasa, 17 Sep 2024, 17:09 WIB | Oleh:
Banjir Parah Landa Eropa Timur Doc: ANTARA/Anadolu/py
Ket. Otoritas setempat pada Sabtu (14/9) menyatakan Eropa Timur tengah menghadapi banjir besar yang telah menewaskan sedikitnya empat orang dan menyebabkan puluhan ribu orang mengungsi. Hujan deras mengguyur Rumania, Republik Ceko, Polandia, Slowakia, Hongaria, Jerman selatan, dan beberapa bagian Austria dalam beberapa hari terakhir.

ISTAMBUL - Eropa Timur menghadapi bencana banjir besar yang telah menewaskan sedikitnya empat orang dan menyebabkan puluhan ribu orang mengungsi, menurut otoritas setempat.

Hujan deras mengguyur Rumania, Republik Ceko, Polandia, Slowakia, Hongaria, Jerman selatan, dan beberapa bagian Austria dalam beberapa hari terakhir.

Di wilayah Galati, Rumania timur, hujan deras menyebabkan kerusakan besar, memengaruhi sekitar 5.000 rumah dan memutus pasokan listrik bagi 25.000 orang.

Departemen Situasi Darurat Rumania memastikan empat jenazah telah ditemukan, termasuk tiga wanita lanjut usia dan seorang pria.

Presiden Rumania, Klaus Iohannis, menyayangkan situasi tersebut, dengan mengatakan: "Kita harus terus memperkuat kemampuan untuk mengantisipasi fenomena cuaca ekstrem. Banjir parah yang melanda sebagian besar negara ini telah menyebabkan hilangnya nyawa dan kerusakan besar."

Di Republik Ceko, banjir terutama melanda wilayah utara, dengan lebih dari 50.000 rumah mengalami pemadaman listrik.

Negara tersebut diperkirakan akan mengalami hujan lebih lebat lagi, dengan prakiraan menunjukkan beberapa daerah mungkin menerima lebih dari sepertiga curah hujan tahunan mereka pada Minggu (15/9).

"Kita harus siap menghadapi skenario terburuk. Akhir pekan yang berat menanti kita," kata Perdana Menteri Ceko, Petr Fiala.

Sementara itu, seorang pria berusia 54 tahun hilang setelah jatuh ke sungai yang meluap, dan tiga lainnya belum ditemukan setelah terbawa arus saat berada di jalan.

Austria juga terdampak parah, dengan 24 desa di Negara BagianLower Austria dinyatakan sebagai "zona bencana" dan perintah evakuasi dikeluarkan.

Gubernur negara bagian tersebut, Johanna Mikl-Leitner, menyoroti seriusnya situasi ini dengan mengatakan, "jam-jam ke depan akan menjadi ujian bagi perlindungan banjir, bagi pasukan darurat, dan banyak warga kita," serta memperingatkan tantangan yang akan datang akan memiliki "dimensi sejarah."

"Ke depannya, hari-hari masih akan sangat sulit dan menantang bagi penduduk yang terdampak dan tim penyelamat," tambah Kanselir Austria, Karl Nehammer.

Sementara otoritas bersiap menghadapi lebih banyak hujan, infrastruktur bantuan banjir di Wina akan menghadapi ujian terbesar sejak masa pembangunan kota tersebut pada 1970-an dan 1980-an, menurut pihak berwenang. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.