Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkop UKM Buka Akses UMKM ke Teknologi dan Keuangan

📅 Senin, 16 Sep 2024, 14:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkop UKM Buka Akses UMKM ke Teknologi dan Keuangan Doc: ANTARA/HO-Kemenkop UKM
Ket. Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim (kanan) dalam The 30th APEC Small And Medium Enterprises Ministerial Meeting  di Pucallpa, Peru, Jumat (13/9/2024).

JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM menyoroti pentingnya inklusi keuangan bagi UMKM untuk mendorong pertumbuhan UMKM di Indonesia dalam The 30th APEC Small And Medium Enterprises Ministerial Meeting (SMEMM30) di Pucallpa, Peru, Jumat (13/9).

Sekretaris Kemenkop UKM Arif Rahman Hakim mengatakan, pemerintah Indonesia terus berupaya memberikan akses UMKM terhadap teknologi, pembiayaan, dan pendampingan bisnis.

Dia menambahkan bahwa salah satu prioritas utama Indonesia saat ini adalah meningkatkan inklusi keuangan UMKM dengan target mencapai 90 persen pada 2024, naik dari 88,7 persen dari tahun sebelumnya.

Arif juga mengungkapkan tantangan yang dihadapi UMKM Indonesia saat ini, termasuk kurangnya literasi keuangan dan keterbatasan keterampilan digital. Menanggapi tantangan ini, pemerintah telah meluncurkan berbagai inisiatif, seperti pendirian Pusat Layanan Terpadu (PLUT) di seluruh Indonesia.

"Kami telah membangun 100 pusat layanan terpadu di 26 provinsi untuk memberikan layanan terpadu bagi UKM, seperti konsultasi bisnis, pendampingan, dan akses ke pembiayaan," kata Arif dalam siaran pers kementerian, Sabtu (14/9).

Lebih lanjut, Arif juga menyoroti keberhasilan program-program pembiayaan inklusif untuk UMKM seperti PNM Mekaar dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang menyalurkan Rp260,26 triliun kepada 4,64 juta UMKM pada 2023.

Program-program ini, menurut dia, adalah bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendorong pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan.

Pada forum tersebut, Arif menegaskan posisi Indonesia sebagai pemain dalam memperjuangkan inklusivitas ekonomi dan pertumbuhan UMKM di tingkat global dengan kebijakan strategis dan program-program inovatif.

"Kami berharap dapat terus mendukung UMKM untuk berkontribusi tidak hanya pada ekonomi nasional, tetapi juga dalam rantai nilai global yang lebih luas," kata Arif.

Forum The 30th APEC SME Ministerial Meeting dihadiri oleh perwakilan dari 21 negara anggota APEC. Forum ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama dalam pengembangan UMKM dan meningkatkan partisipasi mereka dalam rantai pasokan global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.