Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasad Resmikan 2.700 Titik Air Bersih untuk Menjawab Kebutuhan Vital Rakyat

📅 Minggu, 15 Sep 2024, 08:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kasad Resmikan 2.700 Titik Air Bersih untuk Menjawab Kebutuhan Vital Rakyat Doc: Koran Jakarta/Dispenad
Ket. Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkapkan bahwa hingga kini sebanyak 2.700 titik air bersih telah dibangun oleh TNI AD melalui Program Manunggal Air di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Morowali.

MOROWALI - TNI Angkatan Darat kembali menunjukkan perannya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan meresmikan titik sumber air bersih di Desa Buleleng, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Sabtu (14/9).

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mengungkapkan, hingga kini sebanyak 2.700 titik air bersih telah dibangun oleh TNI AD melalui Program Manunggal Air di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Morowali.

Kasad menegaskan, Program Manunggal Air adalah bukti nyata bahwa TNI AD hadir untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang kesulitan mengakses air bersih.

"Air adalah sumber kehidupan. Melalui program ini, TNI AD hadir sebagai solusi jangka panjang untuk memberikan akses air bersih yang sangat dibutuhkan warga," ujarnya dalam rilis pers yang diterima, Sabtu (14/9).

Jenderal Maruli menjelaskan, sebagian besar pembiayaan proyek ini berasal dari kerja sama dengan pemerintah daerah dan sektor swasta. Sementara 10 persen lainnya didukung oleh dana dari pemerintah pusat.

"Ini menunjukkan bahwa kita bisa bergerak cepat dan efektif tanpa harus bergantung sepenuhnya pada anggaran pusat," tambahnya.

Kasad juga menekankan bahwa program ini tak hanya berfokus pada penyediaan air bersih, tetapi juga mendukung ketahanan pangan melalui pembukaan lahan baru dan pengembangan sektor pertanian. Menurutnya, air bersih sangat penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian, yang pada gilirannya akan memperkuat kemandirian pangan nasional.

"TNI AD berkomitmen mendukung proyek cetak sawah dan pengelolaan lahan pertanian. Ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa Indonesia bisa mandiri dalam hal produksi pangan, mengingat beberapa negara telah menghentikan ekspor bahan pangan demi kebutuhan dalam negeri mereka," jelasnya.

Kasad juga menyebutkan bahwa TNI bersama Kementerian Pertahanan dan pemerintah daerah akan membentuk satuan khusus yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan melalui pertanian dan pengelolaan sumber daya alam. Selain menjalankan tugas utama pertahanan, TNI AD terus berupaya untuk turut serta membantu masyarakat dalam bidang ekonomi dan pembangunan daerah.

Di akhir kegiatan, Kasad menegaskan bahwa sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan kesejahteraan yang lebih baik bagi seluruh rakyat Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.