Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petinggi Militer AS-Tiongkok Bahas Upaya Menstabilkan Hubungan

📅 Rabu, 11 Sep 2024, 00:02 WIB | Oleh:
Petinggi Militer AS-Tiongkok Bahas Upaya Menstabilkan Hubungan Doc: ISTIMEWA

BEIJING - Petinggi militer Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok, pada hari Selasa (10/9), mengadakan pembicaraan untuk pertama kalinya di tengah upaya untuk menstabilkan hubungan militer dan menghindari kesalahpahaman, terutama di titik-titik panas regional seperti Laut Tiongkok Selatan.

Dikutip dari The Straits Times, Washington berupaya membuka saluran baru komunikasi militer reguler dengan Beijing sejak hubungan merosot ke titik terendah dalam sejarah setelah Amerika Serikat menjatuhkan balon pengintai yang diduga milik Tiongkok pada tahun 2023. Laksamana Sam Paparo, Kepala Komando Indo-Pasifik AS, mengadakan panggilan telepon video dengan mitranya Wu Yanan dari Komando Teater Selatan Tentara Pembebasan Rakyat atau People's Liberation Army (PLA).

Wilayah tanggung jawab Komando Indo-Pasifik AS meliputi Laut Tiongkok Selatan dan Selat Taiwan, dua titik panas ketegangan regional yang menjadi titik api dalam hubungan AS-Tiongkok. "Kedua pihak melakukan pertukaran pandangan mendalam mengenai isu-isu yang menjadi perhatian bersama," kata Kementerian Pertahanan Tiongkok dalam pernyataan tertulisnya.

"Laksamana Paparo mendesak PLA untuk mempertimbangkan kembali penggunaan taktik yang berbahaya, bersifat memaksa, dan berpotensi meningkatkan ketegangan di Laut Tiongkok Selatan dan sekitarnya," kata Komando Indo-Pasifik AS dalam sebuah pernyataan yang menggambarkan pertukaran tersebut sebagai konstruktif dan saling menghormati.

Mengurangi Risiko

Ia juga menekankan pentingnya pembicaraan lanjutan untuk memperjelas maksud dan mengurangi risiko salah persepsi atau salah perhitungan. Panggilan telepon tersebut menyusul pertemuan di Beijing pada bulan Agustus antara Penasihat Keamanan Nasional AS, Jake Sullivan, dan penasihat militer utama pemimpin Tiongkok, Xi Jinping, di mana pembicaraan tersebut disetujui.

Pasukan AS dan Tiongkok juga mengambil bagian dalam latihan militer skala besar yang dipimpin oleh Angkatan Bersenjata Brasil minggu ini di Kota Formosa, Brasil, di negara bagian Goiás. Pasukan Amerika dan Tiongkok tidak berlatih berdampingan sejak 2016, ketika Beijing berpartisipasi dalam Latihan Rim of the Pacific atau Rimpac, yang dipimpin oleh Komando Indo-Pasifik AS.

Sebagian besar keterlibatan militer dua arah antara AS dan Tiongkok ditangguhkan selama hampir dua tahun setelah Nancy Pelosi, yang saat itu menjabat Ketua DPR AS, mengunjungi Taiwan pada bulan Agustus 2022.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Ekonomi
Sompo Indonesia selenggarak...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.