- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemkab Bekasi Ajak Swasta ...
Pemkab Bekasi Ajak Swasta Tangani 'Stunting'
Rabu, 11 Sep 2024, 03:12 WIBBEKASI - Setiap pemda terus bergegas menekan stunting, termasuk Pemerintah Kabupaten Bekasi. Untuk mempercepat penurunan tumbuh kembang anak Pemkab Bekasi menggandeng swasta.
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Jaoharul Alam, di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Senin, mengatakan penanganan stunting akan lebih maksimal apabila didukung berbagai elemen, termasuk swasta. Pemkab dan dunia usaha mengadakan kegiatan edukasi serta pemberian makanan tambahan kepada warga sasaran program.
"Apresiasi sebesar-besarnya kepada dunia swasta yang turut andil dalam upaya menurunkan prevalensi stunting karena pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri untuk mendapatkan hasil optimal," jelas Jaoharul.
Dia menyatakan, sedikitnya 4.000 anak Bekasi masuk kategori stunting.
Mereka memerlukan kontribusi segenap elemen guna menangani secara optimal. Sebab alokasi pembiayaan daerah tidak mampu menjangkau seluruh aspek penanganan. "Apabila hanya mengandalkan APBD, tidak mungkin menjangkau semua kebutuhan," tandasnya.
Sebab ada keperluan pengobatan, pemberian gizi, hingga pemberian makanan tambahan. Mudah-mudahan dengan kolaborasi ini, penanganan stunting Kabupaten Bekasi bisa berjalan maksimal.
Kegiatan penanganan kasus tumbuh kembang anak kali ini menyasar warga Kecamatan Cikarang Pusat. Kegiatan diisi dengan seminar kesehatan dirangkaikan pemeriksaan kesehatan gratis. Juga pemberian makanan tambahan hingga bantuan sarana dan prasarana penunjang kebutuhan perbaikan gizi anak.
Sejumlah elemen masyarakat turut hadir dalam kegiatan ini mulai dari masyarakat sekitar. Ada juga Camat Cikarang Pusat Edward Sutarman, perwakilan Kawasan Industri GIIC, Ketua dan Anggota PKK Kecamatan Cikarang Pusat, Kepala Puskesmas Sukamahi, Kepala Desa Sukamahi beserta jajaran.
Perwakilan swasta yang terlibat, Gunardi Prakosa, berkomitmen membantu pemerintah daerah untuk mendorong penurunan angka stunting Kabupaten Bekasi, khususnya area sekitar perusahaan.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui seminar kesehatan tentang stunting bekerja sama dengan RS EMC Cikarang.
Seminar ini bertujuan memberikan edukasi dan pengetahuan kepada masyarakat, terutama para orang tua dan calon orang tua. Ant/G-1
Berita Terkait:
-
Microbanking Terus Tumbuh, Wamenaker Soroti Kesenjangan Kompetensi SDM
-
PART Catat Pertumbuhan Penjualan 38,23% pada 2025, Perkuat Diversifikasi Manufaktur dan Siapkan Right Issue serta Buyback Saham.
-
Jakarta World FolkFest 2026 Resmi Digelar, Diikuti 115 Delegasi dari Rusia hingga Korsel
-
FIFA Asean Cup 2026: Indonesia Tekuk Singapura 2-0, Modal Hadapi Malaysia di Laga Kedua Grup A
-
Biogas Kotoran Sapi Jadi Sumber Energi Perajin Batik di Desa
-
Akademi Pencegahan Stunting, Kompetensi ASN untuk Tekan Stunting di Kota Yogyakarta
-
Tim Patroli Presisi Sisir Titik Rawan Demi Cegah Tawuran dan Kejahatan di Jakarta Selatan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.