Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Erupsi

📅 Rabu, 11 Sep 2024, 17:10 WIB | Oleh:
Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Erupsi Doc: ANTARA/Ho-PVMBG
Ket. Penampakan gunung Api Lewotobi Laki-Laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur.

KUPANG - Pos Pengamatan Gunung Api Ile Lewotobi Laki-Laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur melaporkan telah terjadi erupsi di puncak gunung tersebut dengan kolom abu mencapai kurang lebih 600 meter.

"Telah terjadi erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki pada 11 September dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 600 meter di puncak," kata pembuat laporan dari Pos Pemantau Gunung Api Ile Lewotobi Laki-Laki Dany Erlangga Yosa Putra yang diterima ANTARA di Kupang, Rabu sore.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa tinggi kolom abu tersebut kurang lebih 2.184 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya dan barat.

"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 5.92 mm dan durasi kurang lebih 5 menit 48 detik," ujar dia.

Saat ini, kata dia, Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Status Level III atau Siaga.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat aktivitas kegempaan Gunung Lewotobi Laki-laki masih tinggi.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi P. Hadi Wijaya mengatakan bahwa hal ini sesuai dengan hasil analisis dan evaluasi secara menyeluruh dari pemantauan visual dan instrumental yang menunjukkan aktivitas kegempaan pada Gunung Lewotobi Laki-laki masih tinggi.

PVMBG mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung atau wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 3 km dari pusat erupsi, serta sektoral 4 km pada arah utara - timur laut dan 5 km pada sektor timur laut.

Masyarakat juga diminta agar tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

Selain itu, masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki agar mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki juga disarankan memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.