Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Natuna Minta Warga Waspadai Potensi Banjir

📅 Rabu, 11 Sep 2024, 17:32 WIB | Oleh:
BPBD Natuna Minta Warga Waspadai Potensi Banjir Doc: ANTARA/HO-BPBD Natuna
Ket. Salah satu jalan yang tergenang air pada Selasa (10/9) di Natuna.

NATUNA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap ancaman bencana banjir, sebab wilayah setempat tengah mengalami musim pancaroba yang didominasi hujan.

Kepala Pelaksana BPBD Natuna Raja Darmika di Natuna, Rabu, mengatakan pada Selasa (10/9/2024) telah terjadi hujan dengan intensitas lebat di Kecamatan Bunguran Timur, yang mengakibatkan beberapa jalan digenangi air semata kaki orang dewasa.

"Semalam Jalan Air Lebai dan Gang Pauh digenangi air, hal ini disebabkan hujan lebat selama lebih kurang enam jam," ucap dia.

Ia menerangkan, genangan itu dikarenakan tidak mengalirnya air hujan dengan baik akibat hilangnya daerah resapan, menyempitnya sungai, dan drainase yang tidak terhubung dengan baik.

"Daerah resapan air banyak yang beralih fungsi menjadi pemukiman warga, sungai kita juga semakin dangkal, sama drainase kita tidak terhubung dengan maksimal atau drainase perkotaan kurang baik," ujar dia.

Jika mengacu pada kondisi 2023, kata Raja, beberapa wilayah di Natuna akan terdampak banjir, sebab pada bulan September, Oktober, November dan Desember diperkirakan akan banyak hari tanpa panas atau hujan akan kerap terjadi.

Ia menyebut, di tahun 2023 di beberapa wilayah seperti Kecamatan Bunguran Utara tepatnya di Kelarek, Kecamatan Bunguran Timur dan Kecamatan Bunguran Timur Laut pernah terjadi banjir dan mengakibatkan aktivitas warga terganggu.

"Untuk di Kecamatan Bunguran Timur Laut tepatnya di Sebadai Ulu, saat ini potensi banjir tidak terlalu besar, sebab sungai di sana sudah dinormalisasi atau diperdalam," ucap dia.

Ia menjelaskan, pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bunguran isu pencegahan terjadinya banjir pernah dibahas. "Sudah dibahas, tapi belum tahu apakah di 2025 solusi pembangunan yang direncanakan akan direalisasikan," ujar dia.

Ia berpendapat untuk mengatasi banjir di Kecamatan Bunguran Timur, dibutuhkan kerja sama semua elemen, mulai dari warga hingga pemerintah.

Warga, kata dia, harus taat aturan dalam mendirikan bangunan, yakni seperti tidak mendirikan bangunan di wilayah sungai meskipun itu tanah miliknya, sedangkan pemerintah wajib mengedepankan aspek pencegahan bencana dalam setiap program pembangunan.

Menurut dia, di wilayah Bunguran Timur harus dibangun kolam resistensi guna menampung debit air ketika terjadi hujan, selain itu normalisasi sungai juga perlu dilakukan

"Ketegasan dalam menerapkan aturan juga harus dilakukan oleh pemerintah, agar tidak memperparah keadaan, misalnya ketika warga mau mendirikan rumah atau bangunan mereka wajib memiliki IMB atau persetujuan bangunan gedung dan memperhatikan aturan lainnya," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.