Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok dan AS Gelar Pertemuan untuk Tingkatkan Aksi Iklim

📅 Selasa, 10 Sep 2024, 00:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok dan AS Gelar Pertemuan untuk Tingkatkan Aksi Iklim Doc: ANTARA/Xinhua/Yang Lei
Ket. Foto udara perangkat tenaga angin di area industri rendah (nol) emisi karbon dioksida di Sheyang, Yancheng, Provinsi Jiangsu, Tiongkok timur, pada 6 Juni 2024.

Beijing - Kelompok Kerja Tiongkok-Amerika Serikat (AS) untuk Peningkatan Aksi Iklim pada Tahun 2020-an menggelar pertemuan keduanya mulai Rabu (4/9) hingga Jumat (6/9) di Beijing untuk melanjutkan diskusi tentang penanganan krisis iklim.

Pertemuan tersebut dipimpin bersama oleh Utusan Khusus Tiongkok untuk Perubahan Iklim Liu Zhenmin dan Penasihat Senior Presiden AS untuk Kebijakan Iklim Internasional John Podesta, kata Kementerian Ekologi dan Lingkungan Tiongkok, Minggu (8/9).

Diskusi tersebut meliputi implementasi kontribusi yang ditentukan secara nasional (nationally determined contribution/NDC) 2030 dan persiapan untuk NDC 2035 dari masing-masing negara.

Kedua pihak menyambut baik pertukaran teknis dan kebijakan yang telah dilakukan sejauh ini di bawah kelompok kerja tersebut, termasuk diskusi tentang transisi energi, metana, ekonomi sirkular, dan efisiensi sumber daya, serta provinsi atau negara bagian dan kota rendah karbon dan berkelanjutan, dan menantikan pertukaran lebih lanjut.

Mereka menegaskan kembali kesediaan untuk bersama-sama menggelar, dengan Azerbaijan sebagai pemegang Presidensi COP29, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Metana dan Gas Rumah Kaca Non-CO2 Lainnya di COP29.

Kedua pihak berkomitmen untuk semakin memperkuat dialog dan upaya kolaboratif, serta bekerja sama dengan semua pihak lain untuk mendukung Presidensi Azerbaijan demi keberhasilan COP29.

COP29 adalah sesi ke-29 Konferensi Para Pihak Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim, yang akan diselenggarakan oleh pemerintah Azerbaijan pada November 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.