Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendibudristek Dukung Ekonomi Hijau Lewat Dana Abadi Pendidikan

📅 Senin, 09 Sep 2024, 17:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemendibudristek Dukung Ekonomi Hijau Lewat Dana Abadi Pendidikan Doc: ANTARA/Muhammad Adimaja
Ket. Mendikbudristek Nadiem Makarim 

JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mendukung ekonomi hijau melalui program dana abadi pendidikan dan beasiswa di bidang Science, Technology, Engineering, and Math (STEM) yang angkanya terbesar di dunia.

"Jadi kami mendorong inovasi yang dibutuhkan untuk menciptakan ekonomi yang jauh lebih berkelanjutan di masa depan," kata Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim pada ajang Indonesia International Sustainability Forum (ISF) di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (6/9).

STEM merupakan pendekatan pembelajaran yang menggabungkan empat bidang ilmu, yaitu sains, teknologi, rekayasa, dan matematika.

Nadiem menjelaskan selain program untuk mahasiswa sarjana dan magister, Pemerintah juga telah membuat program yang disebut Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) yakni program yang memungkinkan lebih banyak sarjana menempuh pendidikan di universitas terkemuka di dunia.

"Banyak dari program ini benar-benar difokuskan pada ekonomi hijau atau berkelanjutan," kata dia.

Lebih lanjut Nadiem mengatakan pemerintah memiliki program persiapan sekolah menengah untuk masuk ke universitas-universitas terbaik di Eropa, Amerika Serikat, Australia dan negara lainnya.

"Dan proses aplikasi ini juga condong ke bidang dan jurusan yang mempromosikan keberlanjutan dan ekonomi hijau," ucap dia.

Pemerintah telah melakukan perubahan yang signifikan dalam mempersiapkan keterampilan dan modal manusia yang dibutuhkan serta mengembangkan aktivisme dan kesadaran dalam pendidikan yang lebih rendah yang bertujuan untuk membuat kaum muda tertarik sekaligus menimbulkan rasa ingin tahu tentang apa yang terjadi di lingkungan mereka.

Di tengah lonjakan dramatis dalam laju perubahan iklim, lanjut Nadiem, sangat penting untuk memberikan perhatian pada semua pendekatan antargenerasi untuk memastikan keberlanjutan yang sejati.

"Karena pada akhirnya, seperti yang saya katakan sebelumnya, beban dari masalah ini akan dirasakan generasi berikutnya. Itulah beban moral yang harus kita pikul, untuk bertindak sekarang dan bukan nanti," kata dia. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Final Asean Cup Bakal Meled...
Megapolitan
Boleh Juga Jalan-jalan ke K...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.