Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Manggarai Barat

📅 Minggu, 08 Sep 2024, 18:22 WIB | Oleh:
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Manggarai Barat Doc: ANTARA/Gecio Viana
Ket. Kapal wisata yang berlabuh di perairan kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

KUPANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah perairan Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam sepekan ke depan berpotensi gelombang tinggi.

"Hal itu berdasarkan prakiraan cuaca dan tinggi gelombang dari Stasiun Maritim Tenau Kupang," kata Kepala Stasiun Meteorologi Komodo Maria Patricia Christin Seran dihubungi dari Kupang, Minggu.

Ia mengatakan cuaca di kabupaten paling barat Pulau Flores tersebut umumnya cerah berawan hingga berawan, namun angin kencang yang bergerak dari arah tenggara dapat memicu peningkatan tinggi gelombang.

Sementara itu, wilayah perairan Taman Nasional Komodo (TNK) yang berada di Selat Sape terbagi menjadi dua wilayah perairan, yaitu bagian utara dan bagian selatan.

Selat Sape bagian utara, yang lebih dekat ke Laut Flores, lanjut dia, biasanya memiliki arus yang lebih tenang dibandingkan bagian selatan, sedangkan Selat Sape bagian selatan, yang berbatasan dengan Samudra Hindia, memiliki arus yang lebih kuat dan tinggi gelombang yang lebih signifikan.

Hal itu disebabkan oleh letaknya yang berada di jalur pertemuan dua perairan besar, yakni Laut Flores di utara dan Samudra Hindia di selatan. Pertemuan arus tersebut menciptakan arus bawah laut yang deras dan sering tidak terduga.

Selain itu, kata dia, bentuk geografis teluk dan tanjung di kawasan tersebut mempersempit aliran air, membuat arus semakin kuat dan menimbulkan pusaran air yang berbahaya.

"Kondisi itu perlu diwaspadai oleh nelayan dan pelaku aktivitas maritim di kawasan tersebut," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.