Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Putin Yakin BRICS Akan Perkuat Posisi Ekonomi Anggotanya Secara Global

📅 Sabtu, 07 Sep 2024, 22:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Putin Yakin BRICS Akan Perkuat Posisi Ekonomi Anggotanya Secara Global Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Ilustrasi pertemuan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri India Narendra Modi.

Moskow - Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan keyakinannya bahwa kelompok ekonomi negara-negara berkembang, BRICS, akan memperkuat posisi masing-masing dalam ekonomi global.

Pernyataan itu ia sampaikan ketika menyambut peserta Forum ke-13 Serikat Buruh BRICS yang diselenggarakan di Sochi, Rusia, pada 7-8 September 2024.

"Mengingat perluasan asosiasi BRICS baru-baru ini dengan bergabungnya sekelompok negara dengan ekonomi yang berkembang secara dinamis, kegiatan Anda menjadi semakin penting," ujar Putin melalui pesan Telegram yang dikirim Kremlin pada Sabtu.

"Saya yakin bahwa Anda akan mengadakan diskusi yang bermakna dan konstruktif, dan bahwa proposal serta prakarsa Anda akan diimplementasikan dalam praktik-praktik yang akan berkontribusi pada penguatan posisi negara-negara BRICS dalam ekonomi global," katanya, menambahkan.

Putin mengatakan bahwa tujuan forum tersebut sejalan dengan agenda Rusia selama menjadi presiden BRICS tahun ini.

Menurut Putin, tugas-tugas pembangunan sosial-ekonomi dan kemanusiaan yang ambisius hanya dapat dipenuhi sepenuhnya melalui pendekatan sistematis terhadap ketenagakerjaan, perlindungan hak asasi, potensi kreatif, dan peningkatan keterampilan profesional warga negara.

BRICS didirikan sebagai platform kerja sama bagi negara-negara berkembang terbesar, yang menyatukan Brazil, Rusia, India, dan China pada 2009. Kemudian, Afrika Selatan bergabung dengan kelompok tersebut pada 2010.

Rusia tengah menjadi presiden bergilir blok tersebut pada tahun ini, dimulai sejak 1 Januari.

BRICS telah memperluas jangkauan keanggotaannya mencakup Mesir, Ethiopia, Iran, dan Uni Emirat Arab.

Malaysia juga telah mengajukan permohonan untuk menjadi anggota blok ekonomi tersebut, sementara Arab Saudi belum meresmikan partisipasinya tetapi telah mengambil bagian dalam pertemuan BRICS.

Rusia mengklaim sebanyak 24 negara sedang mengantri untuk bergabung dengan kelompok BRICS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.