Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelamar Sangat Banyak, Kemenkumham Sebut Formasi CPNS Penjaga Tahanan Paling Diminati di DIY

📅 Jumat, 06 Sep 2024, 02:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelamar Sangat Banyak, Kemenkumham Sebut Formasi CPNS Penjaga Tahanan Paling Diminati di DIY Doc: ANTARA/HO-Kemenkumham DIY
Ket. Proses pendaftaran peserta calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Kanwil Kemenkumham DIY, Kamis (5/9/2024).

Yogyakarta - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Daerah Istimewa Yogyakarta menyebut formasi penjaga tahanan paling diminati para pendaftar calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang dibuka institusi itu.

"Dengan jumlah pelamar yang sangat banyak, proses seleksi akan dilakukan secara ketat dan transparan," ujar Kepala Kanwil Kemenkumham DIY Agung Rektono Seto di Yogyakarta, Kamis.

Menurut Agung, selain penjaga tahanan, formasi lain yang banyak diminati peserta CPNS Kemenkumham di DIY adalah pemeriksa keimigrasian.

Dia menilai dua formasi itu hanya mensyaratkan ijazah SLTA sederajat sehingga peminatnya selalu membludak.

"Kami berkomitmen untuk menjunjung tinggi integritas dalam setiap tahapan seleksi," ujar Agung.

Agung menambahkan bahwa pihaknya saat ini tengah fokus pada proses verifikasi administrasi dokumen persyaratan peserta seleksi.

Dia mengingatkan kepada seluruh peserta seleksi untuk selalu berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan Kemenkumham.

"Jangan mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas dan selalu mengakses informasi resmi melalui website resmi BKN dan Kemenkumham," kata dia.

Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN) per 3 September 2024, Kemenkumham menjadi instansi dengan jumlah pelamar terbanyak, yakni mencapai 333.134 orang.

Kepala Subbagian Kepegawian, Tata Usaha, dan Rumah Tangga Kanwil Kemenkumham DIY Muhammad Arif Rohman mengatakan khusus untuk wilayah DIY, Instansi itu membuka formasi penjaga tahanan sebanyak 63 orang, dengan rincian 44 untuk laki-laki dan 19 untuk perempuan.

Sedangkan formasi pemeriksa keimigrasian, kuota yang tersedia adalah 24 orang, masing-masing 12 untuk laki-laki dan perempuan.

Dari dua formasi itu, hingga Kamis (5/9) peserta yang mendaftar tercatat mencapai 2.200 orang dan diprediksi masih terus bertambah hingga batas akhir pendaftaran pada 6 September 2024.

"Jumlah alokasi untuk kedua formasi ini terbilang lumayan besar untuk wilayah DIY. Ini adalah kesempatan bagi masyarakat yang ingin mendaftar," kata Arif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.