Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ABK yang Tenggelam di Laut Ujunggenteng Sukabumi Jasadnya Ditemukan di Banten

📅 Jumat, 06 Sep 2024, 02:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
ABK yang Tenggelam di Laut Ujunggenteng Sukabumi Jasadnya Ditemukan di Banten Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di darat saat operasi SAR percarian korban kecelakaan laut yang menimpa seorang ABK KM Bahari Express 01 yang tenggelam di perairan Laut Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Sukabumi - Jasad anak buah kapal (ABK) KM Bahari Expres 01 yang hilang tenggelam di perairan Laut Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat saat tengah melaut atau menangkap ikan ditemukan di sekitar pesisir laut Provinsi Banten, Kamis.

"Jasad korban yang diketahui bernama Agus Sopian (45) warga Kampung Tanjung, RT 003/001, Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogongkaler, Kabupaten Garut ditemukan terdampar dan dalam kondisi terlentang di Pantai Rancecet, Kecamatan Cimangg, Kabupaten Pandeglang pada Kamis sekitar pukul 17:00 WIB," kata Komadan Pos Angkatan Laut (Danposal) Ujunggenteng Letda Laut (E) Ayi Jalaludin di Sukabumi, Kamis.

Menurut Ayi, informasi keberadaan jasad korban kecelakaan laut ini pertama kali dilaporkan oleh anggota Posal Binuangeun/Lanal Banten yang menyebutkan telah menemukan jasad berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas di pesisir Pantai Rancecet.

Tim SAR gabungan yang dipimpin langsung oleh dirinya kemudian menyampaikan informasi tersebut kepada pihak perusahaan Bahari Express dan kru KM Bahari Express 01.

Awalnya nakhoda dan kru kapal membantah bahwa jenazah yang ditemukan bukan rekan mereka atau Agus Sopian yang tenggelam di perairan Laut Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap akibat terjatuh dari kapal dan tercebur ke laut pada Selasa (3/9) sekitar pukul 01:30 WIB.

Kemudian, tim SAR sekitar pukul 18:00 WIB menghubungi keluarga korban dan ternyata jasad yang saat ditemukan kondisinya sudah mulai membusuk merupakan Agus dan saat ini tim SAR tengah menjemput korban di Puskesmas Cimanggu, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang untuk dibawa ke Sukabumi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

"Jasad Agus ditemukan sekitar 51 mil laut dari titik di mana korban mengalami kecelakaan atau tenggelam yakni di perairan Laut Ujunggenteng," tambahnya.

Dengan ditemukan jasad ABK yang tenggelam tersebut maka operasi SAR pencarian korban kecelakaan laut hilang tenggelam di Laut Ujunggenteng dinyatakan ditutup dan pihaknya pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang terlibat dalam aksi kemanusiaan ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.