Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wanita asal Batam Sedih karena Kanker Anaknya Tak Sempat Dijamah dan Didoakan Paus Fransiskus pada Misa di GBK

📅 Kamis, 05 Sep 2024, 22:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wanita asal Batam Sedih karena Kanker Anaknya Tak Sempat Dijamah dan Didoakan Paus Fransiskus pada Misa di GBK Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Ribuan umat keluar melalui gerbang Plaza Utara setelah mengikuti misa akbar Paus Fransiskus di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Kamis (5/9/2024) malam.

Jakarta - Seorang wanita asal Batam bernama Turmaida sedih karenaanaknya, Priciliayang mengidap kanker, tidak sempat mendapatkan berkat khusus dan didoakan oleh Paus Fransiskus dalam misa akbar di Stadion Gelora Bung Karno(GBK) Jakarta.

"Kita ingin sekali bisa ketemu, bisa diberkati, dipegang, dijamah langsung oleh Paus agar didoakan khusus untuk kesembuhan anak saya dari kanker," katanya saat ditemui usai misa akbar itu di Jakarta, Kamis malam.

Iamengaku telah meminta kepada panitia agar anaknya diberkati khusus dalam misa itu.

"Kita udah minta sama orang-orangnya. Kita kan jauh dari Batam. Saya udah setahun di sini untuk berobat dari Oktober tahun lalu. Kita tak balik ke Batam demi mengobati anak saya. Kita di sini cuma berdua," katanya.

Namun, ia tidak memastikan apakah dalam misa akbar itu ada agenda pemberkatan khusus untuk umat secara khusus atau tidak.

Ia menambahkan, sudah menjalani dua kali operasi, 25 kali kemoterapi.

"Ini rencana mau operasi (lagi). Tapi kita mau Paus mendoakan khusus untuk anak saya," katanya sambil menyapu air mata dari pipinya saat ditemui sekitar pukul 18.46 WIB.

Kini, Pricilia yang sudah berusia 17 tahun mendapatkan perawatan khusus di Rumah Sakit Umum Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Keduanya sempat hadir di dalam stadion GBKmengikuti misa dan menggunakan baju berwarna putih.

Pricilia duduk di kursi roda sembari memesan layanan jemputan daring untuk dirinya dan ibunya.

Sementara itu, umat yang mengikuti misa akbar mulai keluar dari gerbang Plaza Utara pada pukul 18.25 WIB. Mereka berjalan menuju pintu 10 dalam rombongannya masing-masing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.