Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pilkada Jatim Dinilai Akan Lebih Dominan pada Figur

📅 Kamis, 05 Sep 2024, 01:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pilkada Jatim Dinilai Akan Lebih Dominan pada Figur Doc: ANTARA/Ilustrator Febrian Alfandi
Ket. Tiga srikandi yang akan berkontestasi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2024. Dari kiri - Luluk Nur Hamidah, Khofifah Indar Parawansa dan Tri Rismaharini.

SURABAYA - Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul menilai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak akan mendapatkan suara terbanyak di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur (Jatim) karena masyarakat lebih dominan melihat figur.

"Ada beberapa faktor yang menjadi peran penting yang menjadi modal kuat Khofifah. Pertama, dalam pilkada masyarakat lebih dominan melihat figur, kemudian baru partai politik," kata Adib di Surabaya, Rabu (4/9).

Figur akan dilihat sejauh mana popularitas, elektabilitas, dan akseptabilitas atau penerimaan figur tersebut di masyarakat, dan sejauh mana calon sudah berbuat atau track record atau rekam jejak kinerja-nya seperti apa.

"Jika dilihat seperti ini, Khofifah lebih diunggulkan lantaran pengalaman lebih banyak dari Tri Rismaharini dan Luluk Nur Hamidah. Apalagi Khofifah juga matang secara organisasi. Dia pernah menjadi anggota DPR, menteri dan gubernur. Track record itu yang tidak dimiliki dua pesaingnya. Yang paling mendekati saya kira Risma, itu pun hanya wali kota dan menteri," kata Adib yang juga Dosen Fisip Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang.

Khusus bagi Khofifah, lanjut Adib, jika Khofifah bisa mengkonversikan figur yang dominan dengan mesin partai yang mendukungnya, maka peluang menang justru akan menjadi lebih besar. "Kalau pun harus head to head, maka Risma memang yang paling mendekati. Risma figur populer, tapi calon wakil gubernur yang tidak bisa mendukung suara basis elektoralnya. Berbeda dengan Khofifah yang ditunjang dengan Emil Dardak, yang menyumbang suara signifikan terutama kalangan muda Gen Z. Sementara Risma mungkin hanya didukung wilayah Arek karena pernah menjabat sebagai Wali Kota di Surabaya," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.