Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petani Cabai Ini Dapat Bantuan Alat Mesin Pertanian

📅 Kamis, 05 Sep 2024, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petani Cabai Ini Dapat Bantuan Alat Mesin Pertanian Doc: ANTARA/Ahmadi
Ket. Pemkab Bangka Selatan menyalurkan alsintan kepada petani cabai, Rabu (4/9/2024).

Toboali - Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memberikan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) jenis cultivator kepada petani cabai di daerah itu.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Bangka Selatan Luhung Amin Firdaus di Toboali, Rabu, mengatakan, bantuan Alsintan yang diberikan kepada petani merupakan hasil kerja sama dengan Bank Indonesia (BI).

"Bantuan cultivator diberikan kepada kelompok tani di tiga desa yakni kelompok tani rumpun sentosa Desa Rias, Gapoktan bumi barokah besaoh Desa Irat, dan kelompok tani tunas muda Desa Pongok," katanya.

Bantuan alat mesin pertanian ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh petani di tiga desa tersebut sehingga dapat meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian cabai.

"Dengan adanya bantuan ini petani dapat mengolah lahan mereka dengan lebih cepat dan efisien sehingga mempercepat siklus tanam dan meningkatkan hasil panen cabai," ujarnya.

Luhung mengatakan, peningkatan produksi cabai sangat penting mengingat cabai merupakan salah satu komoditas pangan yang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat inflasi terutama pada harga pangan di pasar lokal.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga dan mengurangi tekanan inflasi yang sering dipicu oleh fluktuasi harga cabai di pasar.

"Kita berupaya memastikan ketersediaan cabai yang cukup di pasar yang dapat menekan harga dan menjaga daya beli masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini produksi cabai di Kabupaten Bangka Selatan pada semester pertama 2024 untuk cabai merah keriting sebanyak 41,26 ton dan cabai rawit sebanyak 48,77 ton.

"Produksi cabai mengalami peningkatan 7 persen jika dibandingkan dengan semester yang sama pada tahun sebelumnya yakni cabai merah keriting sebanyak 38,37 ton dan cabai rawit 45,36 ton," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.