Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dayung - Medali Emas yang Diraih dari Proses Panjang

📅 Kamis, 05 Sep 2024, 21:51 WIB | Oleh:
Dayung - Medali Emas yang Diraih dari Proses Panjang Doc: Istimewa

Pelatih Kalimantan Selatan, Donny Wirawan menyebut medali emas dari cabang olahraga dayung yang diraih merupakan hasil dari proses panjang.

Kalimantan Selatan mendulang medali emas perdana di cabang dayung PON Aceh-Sumut 2024 melalui canoeing nomor kayak double 500 m putri usai Siti Marhana Wulandari/Nadia Hafiza tampil yang tercepat di babak final A.

"Juaranya Kalimantan Selatan di nomor kayak dua putri ini bukan tiba-tiba. Jadi sebenarnya sudah kami prediksi dari jauh-jauh dua bulan sebelum PON nomor kayak dua ini sudah dapat waktu terbaiknya. Jadi memang sudah kami prediksi dua bulan sebelum PON sudah dapat peak performa mereka ini," kata Donny Wirawan kepada pewarta, Kamis.

Siti Marhana Wulandari/Nadia Hafiza finis dengan catatan wakru 1 menit 52,428 detik. Catatan waktu tersebut tak dapat dikejar oleh pasangan Jawa Barat, Anisa Yulistiawan/Ana Rahayu yang finis dengan selisih 0,247 detik. Sedangkan Jakarta, Melati Fajar Ningrum/Ayuning Tika Vihari yang finis dengan selisih 4,3 detik.

Meski meraih medali emas namun Donny Wirawan masih belum merasa puas dengan hasil yang diraih timnya selama bersaing di canoeing dalam tiga hari ini. Karena saat di nomor kayak tim ditargetkan untuk mengulang hasil dari Pra-PON dengan kembali mendulang perak namun hanya mampu menghasilkan satu perunggu.

"Kalau yang untuk kayak empat (tim) kemarin kami di Pra PON itu dapat perak, agak kecewa sih sedikit karena kemarin kemarin-kemarin udah target minimal perak lagi lah gitu cuman ternyata perunggu," ujar Donny Wirawan yang juga Ketua Umum PODSI Kalimantan Selatan tersebut.

Di cabang canoeing Donny Wirawan mengungkapkan masih kurang satu medali emas lagi yang tengah dikejar karena kontingen Kalimantan Selatan ditargetkan untuk mendulang dua medali emas di cabang canoeing pada ajang yang pertama digelar di dua provinsi ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.