Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sejumlah Formasi CPNS di Solo Minim Peminat

📅 Rabu, 04 Sep 2024, 04:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sejumlah Formasi CPNS di Solo Minim Peminat Doc: ANTARA/Aris Wasita
Ket. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Surakarta Dwi Ariyatno di Solo, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Solo - Sejumlah formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kota Solo, Jawa Tengah, hingga saat ini masih minim peminat.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Surakarta Dwi Ariyatno di Solo, Jawa Tengah, Selasa, mengatakan untuk pendaftaran akan berakhir pada tanggal 6 September 2024.

Ia mengatakan tiga hari jelang penutupan masih banyak formasi yang minim peminat, khususnya untuk formasi yang bertugas di kelurahan dan kecamatan.

"Sampai Senin (2/9) kemarin pendaftarnya belum sampai 2.000-an pelamar. Padahal untuk posisi 250 formasi ini kami harapkan pendaftarnya bisa sampai 4.000-an orang," katanya.

Ia mengatakan hingga Selasa (3/9) siang beberapa formasi yang masih minim peminat, salah satunya di kategori umum, seperti fasilitator pemerintahan yang ditempatkan di kelurahan dan kecamatan di Solo.

Selain itu ada pula formasi peneliti ahli pertama di Badan Riset dan Inovasi Daerah, perancang peraturan perundang-undangan ahli pertama di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Polisi Pamong Praja Ahli Pertama.

Formasi lain yakni pranata kewilayahan, pranata komputer terampil, dan pranata sumber daya manusia aparatur terampil.

Sedangkan formasi khusus disabilitas yang juga minim pendaftar, antara lain analis keuangan pusat dan daerah ahli pertama, auditor ahli pertama, dan pekerja sosial ahli pertama.

"Ada sekitar 100 formasi kosong yang belum ada pelamar. Mungkin para pelamar ini masih menunggu dan mempertimbangkan," katanya.

Terkait hal itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang berminat agar segera mendaftarkan diri.

"Jika semua mendaftar di akhir akan banyak kendala, sehingga berpengaruh ke sistem dan aplikasinya. Nantinya malah merugikan para pelamar sendiri," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.