Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Swedia Minta Orang Tua Larang Balita Nonton TV

📅 Selasa, 03 Sep 2024, 02:05 WIB | Oleh:
Swedia Minta Orang Tua Larang Balita Nonton TV Doc: istimewa
Ket. Imbauan Pemerintah | Seorang balita sedang menonton film kartun di televisi. Pada Senin (2/9), pemerintah Swedia menyerukan agar para orang tua tidak boleh mengizinkan menonton tayangan seperti televisi kepada balita sama sekali.

STOCKHOLM - Pemerintah Swedia pada Senin (2/9) menyerukan agar para orang tua tidak boleh mengizinkan menonton tayangan seperti televisi kepada balita sama sekali.

"Anak-anak di bawah usia dua tahun harus dijauhkan dari layar media digital dan televisi sepenuhnya," kata Badan Kesehatan Masyarakat Swedia.

Anak-anak berusia antara dua dan lima tahun harus dibatasi maksimal satu jam waktu menonton sehari, kata badan itu dalam rekomendasi terbarunya, sementara mereka yang berusia enam hingga 12 tahun tidak boleh menghabiskan lebih dari satu atau dua jam sehari di depan layar media digital. Remaja berusia 13 hingga 18 tahun juga harus dibatasi dua hingga tiga jam per hari, kata badan tersebut.

"Sudah terlalu lama, telepon pintar dan layar media digital lainnya dibiarkan memasuki setiap aspek kehidupan anak-anak kita," kata Menteri Kesehatan Masyarakat Swedia, Jakob Forssmed, seraya mengatakan bahwa remaja Swedia berusia 13 hingga 16 tahun rata-rata menghabiskan enam setengah jam sehari di depan layar televisi, di luar jam sekolah.

Forssmed mengatakan hal tersebut tidak menyisakan banyak waktu untuk kegiatan bersama, aktivitas fisik, atau tidur yang cukup, dan menyesalkan terjadinya krisis tidur di Swedia dengan mencatat lebih dari separuh anak berusia 15 tahun tidak mendapatkan tidur yang cukup.

Badan kesehatan juga menyarankan agar anak-anak tidak menggunakan layar media digital sebelum tidur dan agar ponsel dan tablet dijauhkan dari kamar tidur pada malam hari. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.