Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Kediri bantah kemiskinan picu ibu bunuh anak

📅 Selasa, 03 Sep 2024, 16:30 WIB | Oleh:
Pemkot Kediri bantah kemiskinan picu ibu bunuh anak Doc: ANTARA/ Asmaul
Ket. Polisi di lokasi kejadian, seorang ibu diduga membunuh kedua anak kandungnya di Kediri, Jawa Timur, Selasa (3/9/2024).

Kediri - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur membantah isu kemiskinan menjadi pemicu seorang ibu di daerah itu diduga membunuh dua anak kandungnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Paulus Luhur Budi Prasetyadi Kediri, Selasa, mengemukakan tim reaksi cepat (TRC) sudah memberikan laporan terkait dengan kondisi keluarga ID, ibu yang diduga telah membunuh dua anak kandungnya.

Dari hasil penelusuran si ibu tersebut tidak masuk dalam pendampingan Dinsos bagi mereka yang orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ).



"Ibu tersebut tidak masuk yang kami dampingi. Kami pernah menawari untuk dirawat di medis dengan merujuk ke rumah sakit, tapi tidak mau. Emosinya tinggi, jadi tidak bisa kami layani. Senangnya berobat ke nonmedis," katanya.

Ia menyebut dari laporan yang masuk, emosi ibu tersebut memang tidak stabil, terkadang emosi dan terkadang stabil. Relawan yang mengajak untuk berobat pun ditolak dan emosi ibu tersebut langsung tinggi, sedangkan suami ibu tersebut juga tidak dapat berkomunikasi dengan baik dengan yang bersangkutan.

Namun, ia mengakui bahwa keluarga ID masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Mereka menerima program keluarga harapan (PKH).

"Kami juga cek masuk dalam DTKS, penerima PKH. Sudah ada bantuan. Jadi, penyebabnya itu bukan karena kemiskinan, melainkan dipengaruhi depresinya. Itu tidak ada kaitan dengan kemiskinan," kata dia.

Pihaknya juga melaporkan hal ini ke pimpinan guna mendapatkan petunjuk lebih lanjut, termasuk untuk mendapatkan santunan kematian.

"Kami laporkan ini ke pimpinan dulu, menunggu petunjuk pimpinan. Kalau DTKS adalah data orang tuanya, mudah-mudahan (dapat santunan kematian)," kata dia.

Sebelumnya, seorang ibu berinisial ID diduga telah membunuh kedua buah hatinya pada Selasa dini hari. Suami ID awalnya mendengar suara rintihan kesakitan dari anaknya dan saat bangun tidur kaget, karena istrinya membawa parang dan melihat anaknya terluka.

Suami ID tersebut langsung membuang parang dan mengamankan anaknya. Ia juga memberikan informasi kejadian ini ke saudara diteruskan ke perangkat kelurahan dan polisi.

Kedua anak kandung yang bersangkutan diketahui meninggal dunia. Mereka adalah Muhammad Balya (14) dan Binti (7). Keduanya meninggal dunia dengan luka di bagian kepala.

Kedua jenazah tersebut dibawa polisi ke RS Bhayangkara Kediri untuk dilakukan autopsi. Sedangkan kedua orangtua korban dibawa ke Polres Kediri Kota untuk dilakukan pemeriksaan.



Sementara itu, saat ini proses autopsi telah selesai dilakukan. Jenazah diserahkan kembali ke keluarga dan segera dilakukan proses pemakaman.

Hingga kini, di rumah duka, Kelurahan Manisrenggo, Kecamatan Kota, Kediri, masih dipasang garis polisi. Bagi mereka yang tidak berkepentingan dilarang masuk.

Rumah pelaku juga berdampingan dengan dua lembaga sekolah, yakni madrasah ibtidaiyah (MI/setingkat SD) dan TK serta PAUD. Setelah kejadian, kedua sekolah itu terpaksa meliburkan anak didiknya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

35 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.