Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Pemkot Jakbar Lepaskan Nyamuk Wolbachia untuk Atasi DBD Bulan Ini

📅 Selasa, 03 Sep 2024, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Pemkot Jakbar Lepaskan Nyamuk Wolbachia untuk Atasi DBD Bulan Ini Doc: ANTARA/HO-Kementerian Kesehatan
Ket. Ilustrasi telur nyamuk wolbachia.

Jakarta - Pemerintah kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) memastikan pelepasan bibit nyamuk wolbachiauntuk menekan kasus demam berdarah dengue (DBD) di salah satu kecamatan daerah itu,pada September tahun ini.

"Dalam waktu dekat 'launching' (peluncuran), rencananya September (2024) di Kecamatan Kembangan," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat (Sudinkes Jakbar) Erizon Safari saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Nyamuk berwolbachia adalah nyamuk yang mengandung bakteri wolbachia dalam tubuhnya sehingga jika terjadi perkawinan nyamuk berwolbachia dengan nyamuk aedes aegyptimaka hal itu dapat menghentikan replikasi virus dengue dalam tubuh nyamuk itu.

Ia menjelaskan, hal itu dilakukan setelah nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara Kementerian Kesehatan dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selesai diteken pada akhir Agustus 2024.

Namun, katanya, hingga kini, lokasi spesifik di Kembangan untuk peluncuran bibit nyamuk itu masih dikaji.

"Masih digarap lokasi pastinya," kata dia.

Ia juga menjelaskan, penempatan bibit nyamuk wolbachia dilakukan berdasarkan sistem perhitungan jaringan (grid) dengan menggunakan peta satelit.

Namun pihaknya masih melakukan proses perhitungan terkait penentuan titik jumlah peletakan bibit nyamuk wolbachia.

"Peletakan ember (berisi bibit nyamuk wolbachia) pakai perhitungan 'grid', berdasar peta satelit, saya tak tahu teknis detail. Nanti kalau sudah pasti di mana, akan dikalkulasi ulang oleh tim untuk tahu berapa jumlah titik peletakan embernya," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merujuk studi menyebut populasi nyamuk aedes aegypti mengandung bakteri wolbachia setidaknya minimal 60 persen di lingkungan agar efektif menekan kasus demam berdarah dengue (DBD).

"Jadi, salah satu target harus sampai pada 60 persen. Kalau kurang dari 60 persen kurang signifikan terhadap kasus DBD," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati di Jakarta, Jumat (21/6).

Dinas Kesehatan berencana mengimplementasikan penyebaran nyamuk aedes aegypti dengan wolbachia di Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, namun belum dipastikan waktu penyebarannya karena saat ini masih melakukan survei terkait kesiapan masyarakat di sana.

Ani optimistis masyarakat siap, merujuk sosialisasi yang telah dilakukan dan pertanyaan yang mereka lontarkan selama ini.

"Kalau dari berbagai macam sosialisasi, dari respons, dari pertanyaan selama ini yang kami tangkap sepertinya siap. Bahkan beberapa bertanya kapan mulai disebar. Tapi kami harus memastikan. Keberhasilan sangat bergantung pada dukungan masyarakat," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.