Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir di Bangladesh Mengakibatkan Korban Tewas Bertambah Jadi 67 Orang

📅 Selasa, 03 Sep 2024, 04:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir di Bangladesh Mengakibatkan Korban Tewas Bertambah Jadi 67 Orang Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Arsip - Tentara Bangladesh membantu evakuasi warga yang terdampak banjir di Chagalnaya, Feni, Bangladesh, 27 Agustus 2024.

Bangkok - Jumlah korban tewas akibat banjir di wilayah timur Bangladesh telah bertambah menjadi 67 orang, menurut otoritas setempat pada Senin (2/9).

Pada Sabtu, Kementerian Penanggulangan Bencana dan Bantuan negara itu melaporkan bahwa banjir telah merenggut nyawa 59 orang.

"Hingga hari ini, akibat banjir yang masih melanda, 67 orang, termasuk tujuh wanita dan 18 anak-anak, telah meninggal di sembilan distrik," kata kementerian tersebut dalam pernyataannya.

Hingga Senin, 26 korban jiwa tercatat di Feni, 17 orang di Cumilla, 11 orang di Noakhali, enam orang di Chattogram, tiga di Cox's Bazar, dan masing-masing satu orang di distrik Moulvibazar, Lakshmipur, Brahmanbaria, dan Khagrachari. Satu orang di Moulvibazar dinyatakan hilang.

Situasi di distrik Chattogram, Habiganj, Sylhet, Khagrachari, Brahmanbaria, dan Cox's Bazar telah sepenuhnya kembali normal pada Senin, menurut pernyataan itu.

Hingga Minggu, kementerian itu telah mengumpulkan uang tunai senilai 45,2 juta taka Bangladesh (sekitar Rp5,8 miliar), 20.650 ton beras, 15.000 paket bahan makanan, makanan untuk anak-anak, dan pakan ternak.

Lebih dari 1,7 juta paket bantuan, termasuk makanan kering, pakaian, dan air, telah dikirim ke wilayah-wilayah terdampak.

Otoritas setempat juga telah membuka 3.615 tempat pengungsian dan 472 unit pelayanan medis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.