Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri Bintang: Perempuan Berperan Penting dalam Pembangunan di Desa

📅 Senin, 02 Sep 2024, 21:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menteri Bintang: Perempuan Berperan Penting dalam Pembangunan di Desa Doc: ANTARA/KemenPPPA

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mengatakan perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam upaya pembangunan terutama di wilayah pedesaan.

"Perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam upaya pembangunan, terutama di wilayah pedesaan. Pemberdayaan perempuan melalui Desa Wisata Ramah Perempuan menjadi hal yang harus disinergikan dan dikolaborasikan oleh berbagai pihak demi mencari solusi bersama," kata Menteri PPPA Bintang Puspayoga dalam keterangan, di Jakarta, Senin (2/9).

Hal itu dikatakannya saat menghadiri peluncuran pedoman buku Desa Wisata Ramah Perempuan yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di Desa Les, Kabupaten Buleleng, Bali.

Peluncuran pedoman ini merupakan bagian dari kolaborasi dalam upaya mengembangkan destinasi dan infrastruktur wisata yang dapat mengakomodir dengan baik kebutuhan wisatawan perempuan maupun bagi pelaku usaha perempuan di lokasi destinasi wisata.

Menteri Bintang Puspayoga mengatakan program ini dirancang untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam sektor pariwisata desa, memberikan mereka akses yang lebih luas untuk mengembangkan potensi ekonomi mereka, sekaligus memastikan bahwa desa tersebut menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi perempuan.

"Saya percaya bahwa dengan memperkuat peran perempuan di desa, memberikan mereka ruang untuk berpartisipasi dalam pengembalian keputusan, dan menciptakan lingkungan yang mendukung, kita dapat secara signifikan mengurangi kekerasan terhadap perempuan," kata dia.

Menteri PPPA juga menyampaikan apresiasi kepada Kemenparekraf yang turut berkomitmen dalam mewujudkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) melalui Desa Wisata Ramah Perempuan, sebagai salah satu upaya mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan pembangunan yang responsif gender.

"Seluruh upaya ini dimulai dari desa, karena kami menyadari bahwa perubahan besar harus dimulai dari akar rumput. Namun kami juga berharap Desa Wisata Ramah Perempuan yang akan diluncurkan hari ini juga menggaris bawahi bahwa desa wisata juga harus bebas dari eksploitasi anak dan ramah anak karena daerah tujuan wisata rentan terhadap fenomena pekerja anak dan eksploitasi terhadap anak, diantaranya eksploitasi seksual dan eksploitasi ekonomi," kata Menteri Bintang Puspayoga. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.